Syarat Menjadi Donor Darah
Tidak semua orang dapat langsung mendonorkan darahnya. Persyaratan ini ditetapkan demi keamanan dan keselamatan kedua belah pihak, yaitu pendonor maupun pasien penerima darah. Sebelum donor, petugas medis akan memeriksa kondisi kesehatan Anda secara gratis.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Berusia 17 sampai 65 tahun. Pendonor pertama kali sebaiknya berusia 17 sampai 60 tahun, sedangkan pendonor rutin dapat melanjutkan hingga 65 tahun atas pertimbangan dokter.
- Berat badan minimal 45 kg.
- Tekanan darah dalam batas normal: sistolik 100 sampai 170 mmHg dan diastolik 70 sampai 100 mmHg.
- Kadar hemoglobin 12,5 sampai 17,0 g/dL.
- Suhu tubuh normal dan denyut nadi teratur.
- Interval (jeda) donor minimal 12 minggu atau sekitar 3 bulan sejak donor terakhir, dengan maksimal 5 kali dalam 2 tahun.
Persiapan Sebelum Donor
Beberapa panduan agar donor berjalan lancar dan nyaman.
Cukup Tidur
Tidur minimal 4 jam sebelum mendonorkan darah.
Jangan Perut Kosong
Makan 3 sampai 4 jam sebelum donor, hindari donor dalam keadaan lapar.
Cukup Minum
Minum lebih banyak dari biasanya, paling sedikit 3 gelas air.
Bawa Identitas
Bawa kartu identitas dan kartu donor jika sudah pernah mendonor.
Anda untuk sementara belum dapat mendonorkan darah apabila sedang mengalami kondisi berikut:
- Sedang demam, batuk, atau flu.
- Sedang hamil, menyusui, atau dalam masa nifas.
- Mengonsumsi obat tertentu, seperti antibiotik, dalam satu minggu terakhir.
- Baru menjalani cabut gigi, operasi, atau prosedur medis tertentu.
- Baru membuat tato atau tindik dalam kurun waktu yang ditentukan petugas.
Keputusan akhir kelayakan donor selalu ditentukan oleh petugas medis setelah pemeriksaan. Jangan ragu untuk berkonsultasi mengenai kondisi Anda.
Informasi Donor Lainnya
Sudah Memenuhi Syarat?
Daftarkan diri Anda menjadi pendonor darah sukarela di PMI DKI Jakarta.
Daftar Donor
