Penanggulangan Bencana
Jakarta menghadapi risiko bencana perkotaan yang khas, terutama banjir, kebakaran permukiman, dan cuaca ekstrem. PMI Provinsi DKI Jakarta menyiagakan relawan, peralatan, dan logistik untuk merespons cepat berbagai situasi darurat, sekaligus membangun ketangguhan masyarakat sebelum bencana terjadi.

Siklus Penanggulangan Bencana
Kami bekerja di seluruh tahapan, bukan hanya saat darurat.
Kesiapsiagaan
Pelatihan, simulasi, pemetaan wilayah rawan, dan penyiagaan posko serta logistik.
Tanggap Darurat
Evakuasi, pertolongan pertama, dapur umum, layanan kesehatan, dan distribusi bantuan.
Pemulihan
Dukungan pemulihan pasca bencana, termasuk pemulihan psikososial dan kebutuhan dasar.
Dalam situasi bencana, PMI mengerahkan berbagai kapasitas secara terkoordinasi:
- Tim relawan Korps Sukarela (KSR) dan Tenaga Sukarela (TSR) yang terlatih.
- Perahu karet dan peralatan evakuasi untuk wilayah terdampak banjir.
- Dapur umum yang menyediakan makanan hangat bagi pengungsi.
- Pos pelayanan kesehatan dan pertolongan pertama.
- Distribusi logistik bantuan seperti pangan, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan darurat.
- Layanan Pemulihan Hubungan Keluarga (RFL) bagi keluarga yang terpisah.
Ketangguhan sejati dibangun dari masyarakat itu sendiri. Melalui pendekatan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), PMI mendampingi warga di tingkat kelurahan untuk mengenali risiko di lingkungannya, menyusun rencana kesiapsiagaan, dan melatih keterampilan dasar tanggap darurat. Dengan demikian, masyarakat dapat menjadi penolong pertama bagi diri sendiri dan tetangganya sebelum bantuan dari luar tiba.
Dukung Kesiapsiagaan Bencana
Bantu kami menyiagakan logistik dan relawan menghadapi bencana di Jakarta.
Donasi Kebencanaan
