Layanan Dukungan Psikososial, Dari PMI Buat Penyintas Gempa Ende
29 September 2026

Ende - Palang Merah Indonesia (PMI) terus hadirkan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya lewat Layanan Dukungan Psikososial (PSS) di SD Inpres Rojabai, Kabupaten Ende, NTT, pada Senin (28/9/2026).
Layanan ini diperuntukkan bagi penyintas gempa yang terdiri dari anak-anak dan guru. Menjangkau 121 penerima manfaat, terdiri atas 116 anak dan 5 guru. Dari lima guru yang mengikuti kegiatan, terdapat 4 perempuan dan 1 laki-laki.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim PSS PMI Kabupaten Ende yang berkolaborasi dengan Tim PSS PMI Kota Jakarta Timur, PMI Provinsi Manado, dan PMI Provinsi Jawa Timur dalam penugasan PMI Pusat Respons Kemanusiaan di NTT.
Bagi anak-anak, kegiatan dikemas melalui aktivitas bermain dan edukasi yang menyenangkan serta interaktif. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak untuk kembali beraktivitas bersama, membangun rasa aman, serta memperoleh pengetahuan mengenai mitigasi gempa bumi dan langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila gempa terjadi.

Selain edukasi kebencanaan, anak-anak juga mendapatkan penguatan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Topik yang disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan usia anak, agar lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Sementara itu, bagi para guru dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai ruang untuk berbagi pengalaman. Dalam diskusi tersebut, para guru diajak mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi selama pascagempa, sekaligus berbagi perasaan dan pengalaman yang mereka alami setelah bencana.
FGD juga menjadi ruang bagi guru untuk saling mendengarkan dan mengidentifikasi kebutuhan dukungan yang diperlukan dalam mendampingi diri sendiri maupun anak-anak di lingkungan sekolah.
Melalui layanan dukungan psikososial, PMI tidak hanya memberikan respons terhadap kebutuhan fisik pascabencana, tetapi juga berupaya mendukung pemulihan psikososial masyarakat terdampak. Kehadiran kegiatan di lingkungan sekolah diharapkan dapat membantu anak-anak dan guru membangun kembali rasa aman, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta memperkuat kemampuan mereka untuk menjalani aktivitas sehari-hari setelah gempa.
PMI terus bergerak bersama, menghadirkan dukungan dan menemani masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.(fpa)
Artikel Terkait

Lantik Pengurus Kecamatan, PDDI Jakarta Pusat Satukan Langkah dan Perkuat Pengabdian
Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Jakarta Pusat terus memperkuat organisasi, ditandai dengan dilantiknya Pengurus PDDI Kecamatan se-Jakarta Pusat di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
8 Oktober 2026

Dengarkan Cerita Warga, Cara PMI Hadirkan Dukungan Psikososial di Desa Olaia
Gempa tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan rasa takut dan kekhawatiran bagi masyarakat yang mengalaminya. Hal tersebut dirasakan warga Desa Olaia, Dusun 4, RT 007, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
1 Oktober 2026

PMI DKI, Dinkes, dan Mitra Kampanyekan "Jakarta Zero Jentik" di Bundaran HI
Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta perkuat edukasi masyarakat terkait pencegahan penyakit dengue. Kali ini di Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), Bundaran HI, Minggu ((27/9/2026).
27 September 2026
