Palang Merah Indonesia
Jejak Kolaborasi

Bangun Sekolah Tangguh Bencana, PMI Jakpus Gelar Edukasi dan Simulasi Gempa di SMKN 21 Jakarta

30 Oktober 2026

Bangun Sekolah Tangguh Bencana, PMI Jakpus Gelar Edukasi dan Simulasi Gempa di SMKN 21 Jakarta

JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat menggelar edukasi dan simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi di SMK Negeri 21 Jakarta, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik dan guru sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat akibat gempa bumi.

Melalui kegiatan ini, PMI Jakpus mengajak warga sekolah memahami pentingnya kesiapsiagaan bencana, mulai dari tindakan melindungi diri saat terjadi guncangan, melakukan evakuasi secara tertib, hingga menuju titik kumpul yang aman sesuai prosedur keselamatan.

Edukasi dan simulasi ini tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga membiasakan peserta untuk mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi darurat. Dengan latihan yang tepat, diharapkan warga sekolah dapat bertindak lebih tenang dan terarah serta mengurangi risiko yang mungkin timbul akibat bencana.

Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda Sunarya, menekankan pentingnya membangun kesadaran dan kesiapsiagaan bencana sejak dini, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Edukasi dan simulasi bencana di lingkungan sekolah sangat penting untuk membangun kesadaran serta kesiapsiagaan sejak dini. Kami ingin peserta didik dan guru tidak hanya memahami teori tentang gempa bumi, tetapi juga mengetahui tindakan yang tepat untuk melindungi diri dan melakukan evakuasi dengan aman ketika situasi darurat terjadi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Kesiapsiagaan harus menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika bencana terjadi. Dengan latihan yang berkelanjutan, kita bersama-sama dapat membangun sekolah yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi bencana,” ujar H. Asep Djuanda Sunarya.

PMI Kota Jakarta Pusat terus mendorong peningkatan kesiapsiagaan bencana melalui edukasi dan pelatihan bagi masyarakat, termasuk peserta didik dan tenaga pendidik. Lingkungan sekolah menjadi salah satu tempat strategis untuk menanamkan pemahaman mengenai keselamatan serta membangun kebiasaan tanggap terhadap potensi bencana.

Melalui kegiatan di SMKN 21 Jakarta ini, diharapkan seluruh warga sekolah semakin memahami peran masing-masing dalam menghadapi keadaan darurat dan mampu menerapkan prosedur keselamatan secara tepat.

Kesiapsiagaan bukan sekadar pengetahuan, tetapi keterampilan yang harus dilatih dan dibiasakan. Dengan membangun budaya sadar bencana sejak dini, PMI Jakpus berharap dapat turut mewujudkan lingkungan pendidikan yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai risiko bencana.(om el)

Baca Juga

Artikel Terkait