Sasar 7 Kabupaten Terdampak Gempa Flores, PMI Siagakan Gudang Logistik Lapangan di Labuan Bajo
20 Agustus 2026 · Redaksi PMI DKI

MANGGARAI BARAT — Operasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam merespons bencana gempa bumi tektonik di daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), memasuki babak baru dengan tibanya dukungan logistik via udara. Pengiriman bantuan gelombang ini difokuskan untuk menopang kebutuhan operasional darurat di tujuh wilayah kabupaten yang mengalami dampak terparah akibat guncangan gempa dan status siaga tsunami.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMGK) serta pemerintah daerah setempat, ketujuh wilayah utama yang masuk dalam zona prioritas penanganan meliputi Kabupaten Nagekeo yang menjadi titik pusat gempa di laut sebelah timur laut Mbay, Kabupaten Sikka di bagian utara dan pesisir, serta wilayah utara Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat.
Selain itu, penanganan juga mencakup Kabupaten Ende (termasuk Pulau Ende), Kabupaten Ngada bagian utara, serta Kabupaten Flores Timur bagian utara yang turut melaporkan kenaikan muka air laut berskala kecil.
Untuk menjangkau seluruh wilayah tersebut secara merata dan terstruktur, manajemen logistik darurat dipusatkan melalui koordinasi ketat di bawah kendali markas wilayah. Humas PMI NTT, Adrian Jr., menegaskan bahwa Labuan Bajo diposisikan sebagai simpul logistik utama sebelum didistribusikan ke daerah-daerah lain yang membutuhkan.
"Bantuan berupa 500 radio, 500 senter, 1.000 baterai, serta 100 terpal ini nantinya akan dikonsolidasikan di Gudang Lapangan PMI di Labuan Bajo. Setelah itu, tim kami langsung mendistribusikannya ke Gudang Markas PMI di 7 kabupaten terdampak, yaitu Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, Ende, Ngada, dan Flores Timur," jelas Adrian Jr.
Pemilihan jenis bantuan berupa radio, senter, dan baterai didasarkan atas kebutuhan vital para penyintas di lokasi darurat, di mana akses aliran listrik dan informasi seringkali terputus akibat rusaknya infrastruktur jaringan. Sementara itu, terpal sangat dibutuhkan untuk mendirikan posko perlindungan sementara maupun tenda keluarga bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
Melalui jaringan koordinasi yang solid antara PMI Pusat, PMI Provinsi NTT, dan jajaran markas PMI di tingkat kabupaten/kota, percepatan distribusi ini diharapkan mampu meminimalisasi risiko kemanusiaan serta memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan di tujuh wilayah terdampak tersebut.(naz)
Artikel Terkait

Dukungan untuk NTT, PT. TEZ Capital and Finance Donasikan Rp50 Juta Melalui PMI Provinsi DKI Jakarta
JAKARTA - Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir, PT. TEZ Capital and Finance menyerahkan donasi sebesa
12 September 2026

Ringankan Beban Warga Terdampak Kebakaran, PMI Jakarta Timur Salurkan Bantuan
JAKARTA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran di RT.012 RW.004, Kelurahan Susukan,
11 September 2026

PMI Jakarta Timur Dekatkan Pelayanan Kemanusiaan Melalui Sosialisasi Di 10 Kecamatan
Jakarta Timur — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Kepalangmerahan yang d
10 September 2026
