PMI Jaksel Adakan Pelatihan Guru Pembina dan Fasilitator PMR
3 Mei 2024 · Redaksi PMI DKI

BOGOR – Tingkatkan peran guru pembina di sekolah dalam melaksanakan pembinaan dan pengembangan kegiatan Kepalangmerahan, PMI Kota Jakarta Selatan mengadakan Pelatihan bagi guru pembina dan fasilitator Palang Merah Remaja (PMR).
Kegiatan dilaksanakan di Kebunsu Villa Bogor, Ciapus – Kabupaten Bogor pada tanggal 26 – 27 April 2024. Dan dibuka oleh Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, Abdul Harris.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus PMI Kota Jakarta Selatan Abdul Harris mengatakan kegiatan ini terlaksana semata-mata yang pertama adalah untuk melakukan perubahan manajemen perbaikan-perbaikan pelatihan PMR di sekolah.
“Saya berharap tiga tahun kepemipinan saya berjalan. kita akan terus kembangkan yang namanya PMR, termasuk pembukaan-pembukaan kelas PMR yang baru,” kata Abdul Harris.
Jadi saya berharap acara pelatihan ini diikuti secara seksama karena bagaimana pun kita bisa hadir di sini atas dasar perannya masyarakat di bulan dana kemarin.
“Jadi bagaimana pun ini adalah amanah yang diberikan masyarakat kepada PMI Kota Jakarta Selatan,” tuturnya.
Pihaknya menambahkan, Ini memang satu harapan Pak kasudin untuk terus mengembangkan guru Pembina agar mendapatkan sertifikat pelatihan begitu juga dengan fasilnya karena masih ada kurang lebih 1.000 sekolah di Jakarta Selatan yang belum ada PMR nya.
Pada saat ini, baru 400 sekolah yang di dalamnya sudah aktif terdapat kegiatan PMR.
Sementara itu, Ketua Bidang Anggota dan Relawan PMI Provinsi DKI Jakarta, Andi angger Sutawijaya merasa kagum dengan PMI Kota Jakarta Selatan dikarenakan trobosan-trobosan yang dikembangkan untuk menjangkau sebanyak mungkin sekolah-sekolah yang ada di Jakarta Selatan untuk anak-anak dalam Tingkat Mula, Madya, dan Wira untuk mengikuti aktivitas PMR ini patut diacungi jempol bahkan diapresiasi sedalam-dalamnya.
Bagi kami, menjangkau sebanyak mungkin sekolah dan anak yang mengikuti agenda PMR di sekolahnya bukan hanya soal angka dan catatan administratif keikutsertaan dan keanggotaan PMR, tetapi ini adalah untuk memastikan seberapa banyak anak-anak kita, sang penerus masa depan untuk memiliki rasa kemanusiaan.
Kita hadir di sini, untuk menyatukan sebuah sinergi nilai-nilai kemanusiaan. Saya yakin kita sama-sama percaya dan sepakat bahwa spirit kemanusiaan inilah yang penting pada saat ini bahkan dibanding apapun.
“Saya rasa dengan tangan dingin Bapak-Ibu sekalian dapat mengarahkan aktivitas PMR di sekolah masing-masing itu semakin banyak anak-anak kita yang tergugah dan mudah-mudahan akan semakin banyak kader-kader kemanusiaan sehingga nilai-nilai kemanusiaan itu tidak pernah luntur setidaknya di sekolah kita, di lingkungan kita, atau di negara kita yaitu Indonesia,” kata Andi Angger Sutawijaya. (ajie)
Artikel Terkait

Pendidikan Dasar Korps Sukarela PMI Jakarta Barat Resmi Ditutup
Sukabumi, 6 September 2026 — Pendidikan Dasar (DikDas) Korps Sukarelawan (KSR) PMI Kota Jakarta Barat resmi ditutup oleh Ketua PMI Kota Jakarta Barat, Amien Haj
7 September 2026

17 Peserta Pendidikan Dasar KSR PMI Jakarta Barat Dilepas untuk Aplikasi Lapangan
JAKARTA - Sebanyak 17 peserta Pendidikan Dasar Korps Sukarelawan (KSR) PMI Kota Jakarta Barat resmi dilepas untuk mengikuti kegiatan aplikasi lapangan di kawasa
4 September 2026

Ketua PMI Jakarta Utara Lepas Relawan Tim Kesehatan ke Wilayah Gempa NTT: Ini Misi Mulia, Kami Siap 24 Jam
JAKARTA UTARA, 16 Agustus 2026 – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara Rijal, S.E Minggu 16 Agustus 2026, secara resmi melepas relawan Tim Kesehatan
17 Agustus 2026
