Kehilangan Rumah, Tak Kehilangan Harapan : PMI Dampingi Penyintas Banjir dan Longsor di Bener Meriah
11 Januari 2026 · Redaksi PMI DKI

Bener Meriah – Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan layanan dukungan psikososial (PSS) kepada masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada 8–9 Januari 2026. Pendampingan difokuskan kepada kelompok rentan, yakni anak-anak, remaja, dan ibu-ibu di sejumlah lokasi pengungsian.
Pada hari pertama, PMI melaksanakan kegiatan PSS di Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam. Tim memberikan layanan ekspresif kreatif melalui permainan dan sesi berbagi pengalaman kepada enam remaja laki-laki. Salah satu remaja diketahui kehilangan rumah akibat longsor yang hanyut terbawa banjir, namun saat ini telah kembali bersekolah. Secara umum, kondisi psikologis remaja terpantau stabil.
Di lokasi yang sama, PMI juga mendampingi 29 anak-anak, termasuk beberapa anak yang rumahnya hanyut dan kini mengungsi. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan bermain, berbagi cerita, serta menerima makanan ringan. Aktivitas tersebut bertujuan membantu anak-anak merasa aman dan nyaman di tengah situasi pascabencana.
Selain itu, PMI melaksanakan diskusi kelompok terarah (FGD) bagi sembilan ibu-ibu di titik kumpul warga sekitar Masjid At-Taqwa yang dilakukan bersamaan dengan layanan kesehatan. Sejumlah peserta mengeluhkan kecemasan berlebih yang berdampak pada kondisi fisik, seperti peningkatan tekanan darah. Tim PSS memberikan dukungan emosional serta penguatan mental kepada para penyintas.
Pada hari kedua, layanan PSS dilanjutkan di Desa Uning Emas, Kabupaten Bener Meriah. Sebanyak 33 anak mengikuti kegiatan psikoedukasi dan ekspresif kreatif melalui panggung boneka serta aktivitas mewarnai dan menggambar. Meski sebagian anak masih menunjukkan rasa takut, kegiatan ini membantu mendorong anak-anak kembali berinteraksi secara positif.
Sementara itu, sebanyak 17 ibu-ibu, termasuk kelompok lanjut usia, mengikuti sesi FGD dan latihan pengelolaan emosi menggunakan teknik butterfly hug. Kegiatan ini bertujuan membantu penyintas mengelola stres dan kecemasan pascabencana.
Kegiatan dukungan psikososial tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan PMI Provinsi DKI Jakarta dan PMI Kabupaten Bener Meriah. PMI menyatakan akan terus melakukan pendampingan sesuai kebutuhan lapangan sebagai bagian dari upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana.(bp)
Artikel Terkait

Kesatria Round 2 2026 Berlangsung Meriah, Libatkan 5.966 Anggota PMR Se-Jakarta Timur
Sebanyak 5.966 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 355 sekolah di Jakarta Timur mengikuti lomba kepalangmerahan bertajuk KESATRIA Round 2 Tahun 2026, di Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Timur, Sabtu (10/10/2026).
10 Oktober 2026

PMI Jaktim Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Kebakaran di Pinang Ranti
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Pinang Ranti, Gang H. Bakot, RT.006 RW.001, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jum’at (9/10/2026).
9 Oktober 2026

Eric Lumbun Serahkan Langsung Hygiene Kit PMI Buat Penyintas Kebakaran Kramat Pulo
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat menyalurkan puluhan paket hygiene kit kepada warga penyintas kebakaran di Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Eric P.Z. Lumbun.
9 Oktober 2026
