Berita Pengguna Jalan Kramat Raya Terima 3.000 Masker Guna Lindungi Diri Dari Abu Vulkanik
07/09/2026
JAKARTA - Sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi paparan abu vulkanik yang dapat terbawa angin dan memengaruhi kualitas udara. Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta membagikan masker gratis kepada pejalan kaki, pengendara, serta masyarakat yang beraktivitas diluar ruangan.
Kepala Markas PMI Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Muchtar, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian PMI dalam membantu Pemerintah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi dampak kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau ini.
“Pagi ini PMI Provinsi DKI Jakarta membagikan 3.000 masker kepada pejalan kaki, pengendara, maupun masyarakat yang beraktivitas diluar ruangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PMI untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan abu vulkanik,” kata Muhammad Muchtar.
Dirinya menjelaskan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia salah satunya Jakarta.
Untuk mengurangi resiko paparan abu vulkanik, PMI mengajak masyarakat, khususnya pejalan kaki dan pengguna kendaraan, untuk tetap waspada dan melindungi diri dengan cara 5M (memakai masker, menutup pintu, jendela dan penampungan air, membatasi aktivitas diluar ruangan, membersihkan abu dengan kain lembab, serta memantau perkembangan situasi dari sumber yang terpercaya) sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Bapak Pramono Anung.
Menurutnya, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung berpotensi memengaruhi kondisi udara. Karena itu, masyarakat yang beraktivitas diluar ruangan diimbau untuk menggunakan masker sebagai salah satu langkah perlindungan diri.
Selain membagikan masker, kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau seperti BMKG dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
“Jika ada masyarakat yang mengalami kondisi darurat seperti sesak nafas, agar segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat atau posko layanan kami di nomor 0812-8380-8876. Mari lindungi diri dan keluarga dari paparan abu vulkanik,” tandasnya.(b26)
Kepala Markas PMI Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Muchtar, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian PMI dalam membantu Pemerintah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi dampak kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau ini.
“Pagi ini PMI Provinsi DKI Jakarta membagikan 3.000 masker kepada pejalan kaki, pengendara, maupun masyarakat yang beraktivitas diluar ruangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PMI untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan abu vulkanik,” kata Muhammad Muchtar.
Dirinya menjelaskan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia salah satunya Jakarta.
Untuk mengurangi resiko paparan abu vulkanik, PMI mengajak masyarakat, khususnya pejalan kaki dan pengguna kendaraan, untuk tetap waspada dan melindungi diri dengan cara 5M (memakai masker, menutup pintu, jendela dan penampungan air, membatasi aktivitas diluar ruangan, membersihkan abu dengan kain lembab, serta memantau perkembangan situasi dari sumber yang terpercaya) sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Bapak Pramono Anung.
Menurutnya, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung berpotensi memengaruhi kondisi udara. Karena itu, masyarakat yang beraktivitas diluar ruangan diimbau untuk menggunakan masker sebagai salah satu langkah perlindungan diri.
Selain membagikan masker, kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau seperti BMKG dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
“Jika ada masyarakat yang mengalami kondisi darurat seperti sesak nafas, agar segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat atau posko layanan kami di nomor 0812-8380-8876. Mari lindungi diri dan keluarga dari paparan abu vulkanik,” tandasnya.(b26)