Berita PMI Jakarta Pusat Luncurkan Bulan Dana 2026, Targetkan Penggalangan Rp5,5 Miliar
03/09/2026
JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat resmi meluncurkan Bulan Dana PMI Kota Jakarta Pusat Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan pelayanan kemanusiaan.
Kegiatan Bulan Dana PMI tahun ini dilaksanakan selama tiga bulan, mulai 1 September hingga 30 November 2026, dengan target perolehan dana bersih sebesar Rp5,5 miliar.
Peluncuran tersebut menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat di Jakarta Pusat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Dukungan penggalangan dana akan melibatkan masyarakat melalui RT dan RW, kelurahan, kecamatan, ASN, kementerian dan lembaga negara, dunia usaha, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Ketua PMI Kota Jakarta Pusat H. Asep Djuanda Sunarya mengatakan, Bulan Dana PMI bukan sekadar kegiatan pengumpulan dana, tetapi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kemanusiaan PMI kepada masyarakat.
"Target Rp5,5 miliar bukan sekadar angka. Di balik target tersebut terdapat kebutuhan untuk memastikan PMI tetap siap memberikan pelayanan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan," ujarnya.
Dana yang dihimpun melalui Bulan Dana PMI Tahun 2026 akan digunakan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan pada tahun 2027. Program tersebut meliputi tanggap darurat bencana, pelayanan kesehatan, pelayanan ambulans, klinik dan pos P3K, pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) dan relawan, pengembangan organisasi, serta kesiapsiagaan menghadapi dampak kekeringan.
Selain program pelayanan, dana tersebut juga mendukung operasional markas PMI, termasuk kebutuhan personel, perawatan gedung, kendaraan dan ambulans, serta kebutuhan operasional lainnya.
PMI Kota Jakarta Pusat menegaskan bahwa dukungan masyarakat melalui Bulan Dana memberikan manfaat nyata melalui berbagai pelayanan kemanusiaan.
Sampai dengan Juni tahun 2026, PMI Kota Jakarta Pusat telah memberikan pelayanan ambulans kepada 2.069 pasien dan memberikan 112 layanan mobil jenazah. Dalam penanganan tanggap darurat kebakaran, PMI juga mendistribusikan berbagai bantuan kepada penyintas, antara lain 5.410 box nasi, 613 school kit, 472 hygiene kit, 465 family kit, serta 62 terpal. Di bidang pelayanan sosial, PMI Kota Jakarta Pusat melalui program Ramadhan Berbagi telah menyalurkan 2.848 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, dalam mendukung gerakan Jaga Jakarta Bersih, PMI mendistribusikan 1.000 cangkul, 980 sekop, 198 gerobak troli, 500 box masker, dan 1.000 karung untuk mendukung kegiatan kebersihan masyarakat.
"Data tersebut menjadi bukti bahwa dukungan yang diberikan masyarakat melalui Bulan Dana PMI kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan aksi nyata kemanusiaan,” kata Ketua PMI Kota Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin, M.A.P. mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, dunia usaha, kementerian dan lembaga negara, serta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Bulan Dana PMI Tahun 2026.
Menurutnya, PMI merupakan salah satu mitra strategis pemerintah dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, khususnya dalam menghadapi kondisi kedaruratan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Bulan Dana PMI jangan dipandang hanya sebagai kegiatan pengumpulan dana. Ini merupakan gerakan gotong royong dan kepedulian kemanusiaan. Apa yang kita berikan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan,” ujarnya.
Ia juga mendorong para camat dan lurah untuk turut menyosialisasikan Bulan Dana PMI kepada masyarakat serta membangun kolaborasi dengan berbagai unsur di wilayah masing-masing.
PMI Kota Jakarta Pusat berharap pelaksanaan Bulan Dana Tahun 2026 dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat.
Dengan dukungan seluruh pihak, target Rp5,5 miliar diharapkan dapat tercapai sehingga PMI memiliki kapasitas yang semakin kuat untuk memberikan pelayanan kemanusiaan sepanjang tahun.
“Mari kita jadikan Bulan Dana PMI Tahun 2026 sebagai gerakan bersama untuk memperkuat kepedulian, gotong royong dan pelayanan kemanusiaan di Jakarta Pusat,” demikian disampaikan dalam peluncuran tersebut.
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani mengucap syukur alhamdulillah atas diluncurkanya Bulan Dana PMI Kota Jakarta Pusat. Tadi juga sudah disampaikan bahwa insyaallah target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Bagi kami di PMI Provinsi DKI Jakarta, Bulan Dana ini bukan hanya tentang penggalangan dana, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap kemanusiaan. Karena itu, kami berharap seluruh stakeholder dapat berpartisipasi dan bersama-sama mendukung kegiatan ini.
Dirinya menegaskan, PMI juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan hasil dari Bulan Dana dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk manfaat nyata. Selain itu, masyarakat juga dapat memonitor bagaimana hasil Bulan Dana yang terkumpul nantinya digunakan.
"Insyaallah, dengan kebersamaan dan partisipasi masyarakat, Bulan Dana PMI dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta memperkuat solidaritas dan kepedulian kita bersama terhadap sesama," tuturnya.(b26)
Kegiatan Bulan Dana PMI tahun ini dilaksanakan selama tiga bulan, mulai 1 September hingga 30 November 2026, dengan target perolehan dana bersih sebesar Rp5,5 miliar.
Peluncuran tersebut menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat di Jakarta Pusat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Dukungan penggalangan dana akan melibatkan masyarakat melalui RT dan RW, kelurahan, kecamatan, ASN, kementerian dan lembaga negara, dunia usaha, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Ketua PMI Kota Jakarta Pusat H. Asep Djuanda Sunarya mengatakan, Bulan Dana PMI bukan sekadar kegiatan pengumpulan dana, tetapi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kemanusiaan PMI kepada masyarakat.
"Target Rp5,5 miliar bukan sekadar angka. Di balik target tersebut terdapat kebutuhan untuk memastikan PMI tetap siap memberikan pelayanan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan," ujarnya.
Dana yang dihimpun melalui Bulan Dana PMI Tahun 2026 akan digunakan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan pada tahun 2027. Program tersebut meliputi tanggap darurat bencana, pelayanan kesehatan, pelayanan ambulans, klinik dan pos P3K, pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) dan relawan, pengembangan organisasi, serta kesiapsiagaan menghadapi dampak kekeringan.
Selain program pelayanan, dana tersebut juga mendukung operasional markas PMI, termasuk kebutuhan personel, perawatan gedung, kendaraan dan ambulans, serta kebutuhan operasional lainnya.
PMI Kota Jakarta Pusat menegaskan bahwa dukungan masyarakat melalui Bulan Dana memberikan manfaat nyata melalui berbagai pelayanan kemanusiaan.
Sampai dengan Juni tahun 2026, PMI Kota Jakarta Pusat telah memberikan pelayanan ambulans kepada 2.069 pasien dan memberikan 112 layanan mobil jenazah. Dalam penanganan tanggap darurat kebakaran, PMI juga mendistribusikan berbagai bantuan kepada penyintas, antara lain 5.410 box nasi, 613 school kit, 472 hygiene kit, 465 family kit, serta 62 terpal. Di bidang pelayanan sosial, PMI Kota Jakarta Pusat melalui program Ramadhan Berbagi telah menyalurkan 2.848 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, dalam mendukung gerakan Jaga Jakarta Bersih, PMI mendistribusikan 1.000 cangkul, 980 sekop, 198 gerobak troli, 500 box masker, dan 1.000 karung untuk mendukung kegiatan kebersihan masyarakat.
"Data tersebut menjadi bukti bahwa dukungan yang diberikan masyarakat melalui Bulan Dana PMI kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan aksi nyata kemanusiaan,” kata Ketua PMI Kota Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin, M.A.P. mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, dunia usaha, kementerian dan lembaga negara, serta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Bulan Dana PMI Tahun 2026.
Menurutnya, PMI merupakan salah satu mitra strategis pemerintah dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, khususnya dalam menghadapi kondisi kedaruratan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Bulan Dana PMI jangan dipandang hanya sebagai kegiatan pengumpulan dana. Ini merupakan gerakan gotong royong dan kepedulian kemanusiaan. Apa yang kita berikan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan,” ujarnya.
Ia juga mendorong para camat dan lurah untuk turut menyosialisasikan Bulan Dana PMI kepada masyarakat serta membangun kolaborasi dengan berbagai unsur di wilayah masing-masing.
PMI Kota Jakarta Pusat berharap pelaksanaan Bulan Dana Tahun 2026 dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat.
Dengan dukungan seluruh pihak, target Rp5,5 miliar diharapkan dapat tercapai sehingga PMI memiliki kapasitas yang semakin kuat untuk memberikan pelayanan kemanusiaan sepanjang tahun.
“Mari kita jadikan Bulan Dana PMI Tahun 2026 sebagai gerakan bersama untuk memperkuat kepedulian, gotong royong dan pelayanan kemanusiaan di Jakarta Pusat,” demikian disampaikan dalam peluncuran tersebut.
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani mengucap syukur alhamdulillah atas diluncurkanya Bulan Dana PMI Kota Jakarta Pusat. Tadi juga sudah disampaikan bahwa insyaallah target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Bagi kami di PMI Provinsi DKI Jakarta, Bulan Dana ini bukan hanya tentang penggalangan dana, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap kemanusiaan. Karena itu, kami berharap seluruh stakeholder dapat berpartisipasi dan bersama-sama mendukung kegiatan ini.
Dirinya menegaskan, PMI juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan hasil dari Bulan Dana dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk manfaat nyata. Selain itu, masyarakat juga dapat memonitor bagaimana hasil Bulan Dana yang terkumpul nantinya digunakan.
"Insyaallah, dengan kebersamaan dan partisipasi masyarakat, Bulan Dana PMI dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta memperkuat solidaritas dan kepedulian kita bersama terhadap sesama," tuturnya.(b26)