Berita Ali Maulana Hakim Ajak Pemangku Kepentingan dan Masyarakat Berpartisipasi dalam Bulan Dana PMI
27/08/2026
JAKARTA – Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, secara resmi membuka Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Balai Agung, Jalan Merdeka Selatan No. 8-9, Gambir – Jakarta Pusat. Kamis (27/8).
Dalam kesempatan tersebut, Ali Maulana Hakim mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Jakarta untuk turut berpartisipasi mendukung berbagai kegiatan Bulan Dana PMI.
Bulan Dana PMI menjadi momentum untuk membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi seluruh stakeholder, dunia usaha, organisasi, dan masyarakat dalam mendukung kerja-kerja kemanusiaan PMI di Jakarta.
“Bulan Dana ini menjadi kesempatan bagi seluruh stakeholder untuk bersama-sama berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan melalui PMI Provinsi DKI Jakarta. Kontribusi yang diberikan akan mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan PMI,” kata Ali Maulana Hakim.
Menurutnya, dukungan terhadap PMI tidak hanya berkaitan dengan kegiatan donor darah dan pemenuhan kebutuhan darah, tetapi juga mencakup berbagai upaya kemanusiaan lainnya, terutama dalam menghadapi dan menangani bencana.
“Bukan hanya tentang donor darah dan kebutuhan darah, tetapi juga terkait kebencanaan, mulai dari mitigasi, penanganan, hingga respons terhadap bencana. Semua bentuk partisipasi tersebut dapat disalurkan melalui Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta,” imbuhnya.
Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 dilaksanakan selama tiga bulan, mulai 1 September hingga 30 November 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan pelayanan kemanusiaan PMI.
Dirinya mengimbau kepada seluruh stakeholder dan masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menyukseskan Bulan Dana PMI Tahun 2026 sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.
“Kami mengimbau seluruh stakeholder dan warga masyarakat Jakarta untuk berpartisipasi dan mendukung Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, mengatakan bahwa pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026 menjadi momentum untuk kembali memperkuat partisipasi seluruh jajaran PMI dan stakeholder dalam mendukung kerja-kerja kemanusiaan.
“Alhamdulillah, kembali kita bertemu dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026. Kepada seluruh jajaran PMI, teman-teman PMI Kota/Kabupaten, serta seluruh stakeholder, kami berharap dukungan, partisipasi, dan peran serta dalam menyukseskan pelaksanaan Bulan Dana PMI,” kata Beky Mardani.
Menurutnya, Bulan Dana juga menjadi kesempatan bagi PMI untuk menunjukkan kiprah dan kontribusinya kepada masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh jajaran PMI untuk terus menginformasikan berbagai kegiatan dan pelayanan kemanusiaan melalui berbagai kanal komunikasi yang tersedia, termasuk media sosial.
Dirinya juga menekankan pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI. Menurutnya, setiap dana yang dihimpun harus dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan baik serta dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai pelayanan dan kegiatan-kegiatan kemanusiaan PMI.
“Insyaallah, dengan niat yang baik serta dukungan dari seluruh pihak, apa yang kita ikhtiarkan bersama dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI ini dapat berjalan dengan lancar dan mencapai apa yang kita harapkan,” tutupnya.(b26)
Dalam kesempatan tersebut, Ali Maulana Hakim mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Jakarta untuk turut berpartisipasi mendukung berbagai kegiatan Bulan Dana PMI.
Bulan Dana PMI menjadi momentum untuk membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi seluruh stakeholder, dunia usaha, organisasi, dan masyarakat dalam mendukung kerja-kerja kemanusiaan PMI di Jakarta.
“Bulan Dana ini menjadi kesempatan bagi seluruh stakeholder untuk bersama-sama berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan melalui PMI Provinsi DKI Jakarta. Kontribusi yang diberikan akan mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan PMI,” kata Ali Maulana Hakim.
Menurutnya, dukungan terhadap PMI tidak hanya berkaitan dengan kegiatan donor darah dan pemenuhan kebutuhan darah, tetapi juga mencakup berbagai upaya kemanusiaan lainnya, terutama dalam menghadapi dan menangani bencana.
“Bukan hanya tentang donor darah dan kebutuhan darah, tetapi juga terkait kebencanaan, mulai dari mitigasi, penanganan, hingga respons terhadap bencana. Semua bentuk partisipasi tersebut dapat disalurkan melalui Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta,” imbuhnya.
Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 dilaksanakan selama tiga bulan, mulai 1 September hingga 30 November 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan pelayanan kemanusiaan PMI.
Dirinya mengimbau kepada seluruh stakeholder dan masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menyukseskan Bulan Dana PMI Tahun 2026 sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.
“Kami mengimbau seluruh stakeholder dan warga masyarakat Jakarta untuk berpartisipasi dan mendukung Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, mengatakan bahwa pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026 menjadi momentum untuk kembali memperkuat partisipasi seluruh jajaran PMI dan stakeholder dalam mendukung kerja-kerja kemanusiaan.
“Alhamdulillah, kembali kita bertemu dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026. Kepada seluruh jajaran PMI, teman-teman PMI Kota/Kabupaten, serta seluruh stakeholder, kami berharap dukungan, partisipasi, dan peran serta dalam menyukseskan pelaksanaan Bulan Dana PMI,” kata Beky Mardani.
Menurutnya, Bulan Dana juga menjadi kesempatan bagi PMI untuk menunjukkan kiprah dan kontribusinya kepada masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh jajaran PMI untuk terus menginformasikan berbagai kegiatan dan pelayanan kemanusiaan melalui berbagai kanal komunikasi yang tersedia, termasuk media sosial.
Dirinya juga menekankan pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI. Menurutnya, setiap dana yang dihimpun harus dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan baik serta dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai pelayanan dan kegiatan-kegiatan kemanusiaan PMI.
“Insyaallah, dengan niat yang baik serta dukungan dari seluruh pihak, apa yang kita ikhtiarkan bersama dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI ini dapat berjalan dengan lancar dan mencapai apa yang kita harapkan,” tutupnya.(b26)