Berita Perkuat Sinergi Lintas Sektor, PMI DKI Jakarta Ikuti TTX Dalam Penanganan Kejadian Korban Masal
13/08/2026
JAKARTA – Dalam memperkuat sinergitas lintas sektoral, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta mengirimkan empat petugas untuk mengikuti kegiatan Table Top Exercise (TTX) yang diselenggarakan oleh Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) DKI Jakarta.
Kepala Markas PMI Provinsi DKI Jakarta, Muhamad Muchtar mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya petugas kesehatan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi krisis kesehatan khususnya dalam penanganan kejadian dengan korban masal.
“Petugas yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari petugas kesehatan dan petugas penanggulangan bencana yang memeiliki keterampilan dibidang pertolongan pertama,” kata Muhama Muchtar.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2026 tentang Kejadian Luar Biasa, Wabah, Krisis Kesehatan, dan Penanggulangannya.
“Diharapkan melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk menguji kesiapan, koordinasi, komunikasi, serta mekanisme respons dalam menghadapi situasi yang berpotensi menimbulkan korban dalam jumlah besar,” imbuhnya.
Dengan keterlibatan PMI DKI Jakarta sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung penanganan kondisi darurat dan krisis kesehatan di wilayah DKI Jakarta.
Sementara itu, Kepala Seksi Penanggulangan Bencana PMI DKI Jakarta, Iwan Susanto yang dalam kesempatan ini menjadi peserta sangat mengapresiasi pelaksanaan pelatihan MCI dan gladi TTX.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari ini telah memberikan gambaran nyata mengenai penanganan situasi aksi massa sekaligus memperkuat koordinasi taktis bersama Dinas Kesehatan.
“Melalui kolaborasi ini, kita dapat menyamakan persepsi, memahami peran masing-masing, serta meningkatkan kesiapan dan responsivitas dalam menghadapi situasi di lapangan. Karena dengan berkolaborasi, kita bisa memberikan bantuan yang lebih cepat, tepat, dan efektif kepada masyarakat,” tuturnya.(b26)
Kepala Markas PMI Provinsi DKI Jakarta, Muhamad Muchtar mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya petugas kesehatan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi krisis kesehatan khususnya dalam penanganan kejadian dengan korban masal.
“Petugas yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari petugas kesehatan dan petugas penanggulangan bencana yang memeiliki keterampilan dibidang pertolongan pertama,” kata Muhama Muchtar.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2026 tentang Kejadian Luar Biasa, Wabah, Krisis Kesehatan, dan Penanggulangannya.
“Diharapkan melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk menguji kesiapan, koordinasi, komunikasi, serta mekanisme respons dalam menghadapi situasi yang berpotensi menimbulkan korban dalam jumlah besar,” imbuhnya.
Dengan keterlibatan PMI DKI Jakarta sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung penanganan kondisi darurat dan krisis kesehatan di wilayah DKI Jakarta.
Sementara itu, Kepala Seksi Penanggulangan Bencana PMI DKI Jakarta, Iwan Susanto yang dalam kesempatan ini menjadi peserta sangat mengapresiasi pelaksanaan pelatihan MCI dan gladi TTX.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari ini telah memberikan gambaran nyata mengenai penanganan situasi aksi massa sekaligus memperkuat koordinasi taktis bersama Dinas Kesehatan.
“Melalui kolaborasi ini, kita dapat menyamakan persepsi, memahami peran masing-masing, serta meningkatkan kesiapan dan responsivitas dalam menghadapi situasi di lapangan. Karena dengan berkolaborasi, kita bisa memberikan bantuan yang lebih cepat, tepat, dan efektif kepada masyarakat,” tuturnya.(b26)