Berita Tingkatkan Pelayanan Kemanusiaan, DPRD Bungo Belajar Tata Kelola Darah ke PMI DKI Jakarta
21/05/2026
JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo melakukan kunjungan kerja ke Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta dalam rangka mempelajari tata kelola pelayanan darah serta memperkuat sinergi antar lembaga untuk meningkatkan pelayanan kemanusiaan.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bungo, Darwandi dan diterima oleh Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani di Gedung PMI Provinsi DKI Jakarta, Lantai 10. Rabu (20/5).
Dalam sambutannya, Darwandi mengatakan maksud dan tujuan melakukan kunjungan kerja untuk belajar tentang optimalisasi fungsi pengawasan DPRD terkait ketersediaan stok darah, sistem dan mekanisme untuk mendapatkan darah yang berkualitas.
“Kami pimpinan DPRD Kabupaten Bungo, pada hari ini melakukan kunjungan kerja ke PMI Provinsi DKI Jakarta. Alhamdulillah, kami disambut dan dijamu dengan sangat baik oleh jajaran PMI Provinsi DKI Jakarta, mulai dari Ketua Pengurus hingga para staf yang bertugas di sini,” kata Darwandi.
Dalam pertemuan tadi, ada beberapa poin penting yang kami diskusikan bersama, di antaranya mengenai sistem pengolahan darah, sumber pendapatan atau penghimpunan darah, hingga peluang kerja sama antara PMI Provinsi DKI Jakarta dengan PMI Kabupaten Bungo.
Menurut kami, daerah seperti Kabupaten Bungo memang perlu belajar dari daerah yang memiliki pergerakan PMI yang sangat baik. Di DKI Jakarta sendiri, PMI Provinsi DKI Jakarta mampu menghimpun 1.200 kantong darah setiap harinya.
Pengumpulan darah tersebut dilakukan melalui berbagai unsur, seperti organisasi masyarakat, kegiatan kerohanian, car free day, hingga berbagai instansi lainnya. Karena itu, pola dan metode yang diterapkan PMI Provinsi DKI Jakarta ini diharapkan dapat menjadi contoh dan diterapkan juga di daerah kami.
Dirinya menambahkan, apabila PMI di Kabupaten Bungo dapat bergerak lebih signifikan dan tentunya didukung penuh oleh pimpinan daerah melalui berbagai fasilitas yang dibutuhkan, tentu hal tersebut akan sangat baik bagi pelayanan kemanusiaan di daerah kami.
“Kedepan kami berharap PMI Kabupaten Bungo dapat bersama-sama belajar langsung ke PMI Provinsi DKI Jakarta mengenai tata kelola dan pengolahan darah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani menyambut baik atas kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo, Jambi. Kunjungan ini bertujuan untuk belajar dan mendapatkan informasi terkait PMI beserta berbagai aktivitas kemanusiaannya.
“Mudah-mudahan apa yang telah kami sampaikan, mulai dari tugas dan fungsi PMI, koordinasi pendonor darah, pelayanan kepada masyarakat, penanggulangan bencana, hingga berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya, dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan di Kabupaten Bungo dalam membangun dan mengembangkan PMI di daerahnya,” kata Beky Mardani.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang kami terima, saat ini PMI Kabupaten Bungo tengah memperkuat kepengurusan PMI agar dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, kami PMI Provinsi DKI Jakarta selalu terbuka untuk menerima kunjungan, berdiskusi, dan bertukar informasi terkait kegiatan kepalangmerahan.
“Mudah-mudahan PMI di berbagai daerah juga dapat melakukan studi tiru ke PMI Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu rujukan dalam membangun dan mengembangkan PMI yang lebih baik di masa mendatang,” tambahnya.(b26)
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bungo, Darwandi dan diterima oleh Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani di Gedung PMI Provinsi DKI Jakarta, Lantai 10. Rabu (20/5).
Dalam sambutannya, Darwandi mengatakan maksud dan tujuan melakukan kunjungan kerja untuk belajar tentang optimalisasi fungsi pengawasan DPRD terkait ketersediaan stok darah, sistem dan mekanisme untuk mendapatkan darah yang berkualitas.
“Kami pimpinan DPRD Kabupaten Bungo, pada hari ini melakukan kunjungan kerja ke PMI Provinsi DKI Jakarta. Alhamdulillah, kami disambut dan dijamu dengan sangat baik oleh jajaran PMI Provinsi DKI Jakarta, mulai dari Ketua Pengurus hingga para staf yang bertugas di sini,” kata Darwandi.
Dalam pertemuan tadi, ada beberapa poin penting yang kami diskusikan bersama, di antaranya mengenai sistem pengolahan darah, sumber pendapatan atau penghimpunan darah, hingga peluang kerja sama antara PMI Provinsi DKI Jakarta dengan PMI Kabupaten Bungo.
Menurut kami, daerah seperti Kabupaten Bungo memang perlu belajar dari daerah yang memiliki pergerakan PMI yang sangat baik. Di DKI Jakarta sendiri, PMI Provinsi DKI Jakarta mampu menghimpun 1.200 kantong darah setiap harinya.
Pengumpulan darah tersebut dilakukan melalui berbagai unsur, seperti organisasi masyarakat, kegiatan kerohanian, car free day, hingga berbagai instansi lainnya. Karena itu, pola dan metode yang diterapkan PMI Provinsi DKI Jakarta ini diharapkan dapat menjadi contoh dan diterapkan juga di daerah kami.
Dirinya menambahkan, apabila PMI di Kabupaten Bungo dapat bergerak lebih signifikan dan tentunya didukung penuh oleh pimpinan daerah melalui berbagai fasilitas yang dibutuhkan, tentu hal tersebut akan sangat baik bagi pelayanan kemanusiaan di daerah kami.
“Kedepan kami berharap PMI Kabupaten Bungo dapat bersama-sama belajar langsung ke PMI Provinsi DKI Jakarta mengenai tata kelola dan pengolahan darah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani menyambut baik atas kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo, Jambi. Kunjungan ini bertujuan untuk belajar dan mendapatkan informasi terkait PMI beserta berbagai aktivitas kemanusiaannya.
“Mudah-mudahan apa yang telah kami sampaikan, mulai dari tugas dan fungsi PMI, koordinasi pendonor darah, pelayanan kepada masyarakat, penanggulangan bencana, hingga berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya, dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan di Kabupaten Bungo dalam membangun dan mengembangkan PMI di daerahnya,” kata Beky Mardani.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang kami terima, saat ini PMI Kabupaten Bungo tengah memperkuat kepengurusan PMI agar dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, kami PMI Provinsi DKI Jakarta selalu terbuka untuk menerima kunjungan, berdiskusi, dan bertukar informasi terkait kegiatan kepalangmerahan.
“Mudah-mudahan PMI di berbagai daerah juga dapat melakukan studi tiru ke PMI Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu rujukan dalam membangun dan mengembangkan PMI yang lebih baik di masa mendatang,” tambahnya.(b26)