Berita PMI Provinsi DKI Jakarta Jadi Rujukan DPRD Kabupaten Bangka Barat Dalam Sistem Pelayanan dan Pengelolaan Darah
24/04/2026
JAKARTA – Dalam rangka memperkuat koordinasi terkait pelayanan dan pengelolaan darah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat melakukan kunjungan kerja ke Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani di Gedung PMI Provinsi DKI Jakarta Jalan Kramat Raya No.47 Jakarta Pusat. Jum’at (24/4).
“Hari ini PMI Provinsi DKI Jakarta menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Bangka Barat yang dipimpin oleh H. Badri Syamsu. Dalam kunjungan ini, kami bertukar informasi terkait pelayanan dan pengelolaan darah di Jakarta,” kata Beky Mardani.
Pertemuan ini menjadi ajang bertukar informasi dan pengalaman mengenai sistem pelayanan darah serta pengelolaan Unit Donor Darah (UDD), khususnya bagi Kabupaten Bangka Barat yang tengah berupaya mengembangkan layanan serupa di daerahnya.
Menurutnya, PMI Provinsi DKI Jakarta dapat menjadi rujukan bagi daerah lain yang ingin membangun unit pelayanan darah sehingga bisa memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Dan kami selalu siap berkolaborasi dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Beky juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pernah melakukan koordinasi dengan PMI DKI Jakarta, khususnya terkait kebutuhan dan permintaan darah bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, H. Badri Syamsu, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan PMI Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, kunjungan ini memberikan banyak wawasan berharga bagi pengembangan pelayanan PMI di Bangka Barat.
“PMI Provinsi DKI Jakarta sangat luar biasa karena setiap hari mampu menghimpun sekitar 1.000 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek. Hal ini tentu menjadi perhatian dan pembelajaran penting bagi kami,” kata H. Badri Saymsu.
Ia juga menilai berbagai strategi yang dilakukan PMI Provinsi DKI Jakarta, termasuk kolaborasi dengan berbagai instansi dan masyarakat, patut dijadikan contoh. Salah satunya adalah upaya memberikan stimulus kepada pendonor sebagai bentuk apresiasi.
“Ini merupakan terobosan yang sangat baik. Kami berharap langkah-langkah seperti ini dapat diterapkan di Kabupaten Bangka Barat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah,” tuturnya.
Badri menambahkan, saat ini ketersediaan darah di Kabupaten Bangka Barat masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, ia berharap PMI Kabupaten Bangka Barat dapat terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya donor darah.
Kami berharap PMI Kabupaten Bangka Barat semakin aktif dalam mengedukasi masyarakat, sehingga ketersediaan darah dapat terjaga dan kebutuhan pasien yang memerlukan darah dapat terpenuhi.
“Semoga ke depan kita dapat terus bersinergi dalam upaya memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat, khususnya pasien di Kabupaten Bangka Barat,” tambahnya.(b26)
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani di Gedung PMI Provinsi DKI Jakarta Jalan Kramat Raya No.47 Jakarta Pusat. Jum’at (24/4).
“Hari ini PMI Provinsi DKI Jakarta menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Bangka Barat yang dipimpin oleh H. Badri Syamsu. Dalam kunjungan ini, kami bertukar informasi terkait pelayanan dan pengelolaan darah di Jakarta,” kata Beky Mardani.
Pertemuan ini menjadi ajang bertukar informasi dan pengalaman mengenai sistem pelayanan darah serta pengelolaan Unit Donor Darah (UDD), khususnya bagi Kabupaten Bangka Barat yang tengah berupaya mengembangkan layanan serupa di daerahnya.
Menurutnya, PMI Provinsi DKI Jakarta dapat menjadi rujukan bagi daerah lain yang ingin membangun unit pelayanan darah sehingga bisa memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Dan kami selalu siap berkolaborasi dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Beky juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pernah melakukan koordinasi dengan PMI DKI Jakarta, khususnya terkait kebutuhan dan permintaan darah bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, H. Badri Syamsu, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan PMI Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, kunjungan ini memberikan banyak wawasan berharga bagi pengembangan pelayanan PMI di Bangka Barat.
“PMI Provinsi DKI Jakarta sangat luar biasa karena setiap hari mampu menghimpun sekitar 1.000 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek. Hal ini tentu menjadi perhatian dan pembelajaran penting bagi kami,” kata H. Badri Saymsu.
Ia juga menilai berbagai strategi yang dilakukan PMI Provinsi DKI Jakarta, termasuk kolaborasi dengan berbagai instansi dan masyarakat, patut dijadikan contoh. Salah satunya adalah upaya memberikan stimulus kepada pendonor sebagai bentuk apresiasi.
“Ini merupakan terobosan yang sangat baik. Kami berharap langkah-langkah seperti ini dapat diterapkan di Kabupaten Bangka Barat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah,” tuturnya.
Badri menambahkan, saat ini ketersediaan darah di Kabupaten Bangka Barat masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, ia berharap PMI Kabupaten Bangka Barat dapat terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya donor darah.
Kami berharap PMI Kabupaten Bangka Barat semakin aktif dalam mengedukasi masyarakat, sehingga ketersediaan darah dapat terjaga dan kebutuhan pasien yang memerlukan darah dapat terpenuhi.
“Semoga ke depan kita dapat terus bersinergi dalam upaya memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat, khususnya pasien di Kabupaten Bangka Barat,” tambahnya.(b26)