Berita Pastikan Mudik Aman dan Nyaman, PMI Jaksel Gelar Cek Narkoba Bagi Awak Bus di Lebak Bulus
18/03/2026
Jakarta Selatan, Selasa 17 Maret 2026 – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026/1447 H, PMI Kota Jakarta Selatan membuka Pos Siaga Lebaran di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Selain menghadirkan layanan siaga ambulans dan pengecekan kesehatan, terdapat layanan khusus yang menjadi perhatian, yakni pemeriksaan narkoba bagi pengemudi dan awak bus, ini berkat kerja sama dengan pihak Dinas Perhubungan setempat.
Layanan pengecekan narkoba ini berlangsung pada 16–20 Maret 2026, setiap pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Terdapat tujuh parameter yang diperiksa meliputi: Amphetamine (AMP), Metamfetamin/Shabu (MET), Marijuana/Ganja (THC), Morphine/Opiat (MOP), Cocaine (COC), Benzodiazepin (BZO), serta Carisoprodol/Soma/K2/Tembakau Gorila.
Sebanyak 15 personel PMI dikerahkan secara bergantian (shifting) untuk mendukung operasional pos siaga ini, dengan dukungan satu unit ambulans yang selalu siaga di lokasi.
Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan serta memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama selama arus mudik berlangsung.
“Jangan hanya bus saja yang diperiksa, tetapi kondisi fisik kru yang melayani pemudik, termasuk para pengemudi harus ready dan siap mengantar pemudik ini berkumpul ke keluarganya hingga kembali ke perantauan saat arus balik” ujar Joni
Selain itu, Joni juga menjelaskan bahwa pada arus mudik tahun ini terjadi peningkatan jumlah pemudik. Terhitung sejak Kamis, 12 Maret hingga 16 Maret 2026, sebanyak kurang lebih 700 pemudik telah diberangkatkan dari Terminal Lebak Bulus. Mayoritas tujuan favorit adalah Cirebon, Jawa Barat sementara sisanya tersebar ke berbagai daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Lonjakan pemudik tahun ini naik 300 persen dari tahun kemarin” bebernya
Sementara itu, Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, H. Mundari, mengungkapkan bahwa layanan pemeriksaan narkoba ini merupakan program khusus dan satu-satunya yang ada di lingkungan PMI Kota/Kab se-DKI Jakarta, yang saat ini dilaksanakan oleh PMI Kota Jakarta Selatan.
“Melalui layanan ini, kami ingin memastikan bahwa para pengemudi dalam kondisi prima dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung dengan aman,” ujar Mundari.
Lebih lanjut, Mundari menambahkan bahwa setelah masa siaga arus mudik di terminal, PMI Jakarta Selatan akan melanjutkan pelayanan di kawasan rekreasi, khususnya di Setu Babakan pada 22–24 Maret dan 22–29 Maret 2026, dengan total 97 personel yang akan dikerahkan diantaranya adalah relawan PMI, perawat, dokter penanggung jawab
PMI Jakarta Selatan berharap, melalui berbagai layanan kemanusiaan ini, para pemudik dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh ketenangan, sehingga momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dapat dinikmati secara maksimal.(aby-js)
Layanan pengecekan narkoba ini berlangsung pada 16–20 Maret 2026, setiap pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Terdapat tujuh parameter yang diperiksa meliputi: Amphetamine (AMP), Metamfetamin/Shabu (MET), Marijuana/Ganja (THC), Morphine/Opiat (MOP), Cocaine (COC), Benzodiazepin (BZO), serta Carisoprodol/Soma/K2/Tembakau Gorila.
Sebanyak 15 personel PMI dikerahkan secara bergantian (shifting) untuk mendukung operasional pos siaga ini, dengan dukungan satu unit ambulans yang selalu siaga di lokasi.
Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan serta memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama selama arus mudik berlangsung.
“Jangan hanya bus saja yang diperiksa, tetapi kondisi fisik kru yang melayani pemudik, termasuk para pengemudi harus ready dan siap mengantar pemudik ini berkumpul ke keluarganya hingga kembali ke perantauan saat arus balik” ujar Joni
Selain itu, Joni juga menjelaskan bahwa pada arus mudik tahun ini terjadi peningkatan jumlah pemudik. Terhitung sejak Kamis, 12 Maret hingga 16 Maret 2026, sebanyak kurang lebih 700 pemudik telah diberangkatkan dari Terminal Lebak Bulus. Mayoritas tujuan favorit adalah Cirebon, Jawa Barat sementara sisanya tersebar ke berbagai daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Lonjakan pemudik tahun ini naik 300 persen dari tahun kemarin” bebernya
Sementara itu, Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, H. Mundari, mengungkapkan bahwa layanan pemeriksaan narkoba ini merupakan program khusus dan satu-satunya yang ada di lingkungan PMI Kota/Kab se-DKI Jakarta, yang saat ini dilaksanakan oleh PMI Kota Jakarta Selatan.
“Melalui layanan ini, kami ingin memastikan bahwa para pengemudi dalam kondisi prima dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung dengan aman,” ujar Mundari.
Lebih lanjut, Mundari menambahkan bahwa setelah masa siaga arus mudik di terminal, PMI Jakarta Selatan akan melanjutkan pelayanan di kawasan rekreasi, khususnya di Setu Babakan pada 22–24 Maret dan 22–29 Maret 2026, dengan total 97 personel yang akan dikerahkan diantaranya adalah relawan PMI, perawat, dokter penanggung jawab
PMI Jakarta Selatan berharap, melalui berbagai layanan kemanusiaan ini, para pemudik dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh ketenangan, sehingga momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dapat dinikmati secara maksimal.(aby-js)