Berita PMI Jakarta Utara Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Berikan Bantuan untuk 100 Yatim dan Dhuafa
14/03/2026
Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama yang dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Utara yang diwakili oleh Kabag Kesra Agung Tjahyo Kuntodi, para Camat dan Lurah, pengurus PMI Provinsi dan pengurus PMI Kabupaten/kota, Dewan Kota Penjaringan, serta anggota Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan yang penuh kehangatan ini berlangsung di Markas PMI Jakarta Utara, Koja, pada Sabtu (14/3/2026).
Sebelumnya pada Jumat 13 Maret 2026 PMI Jakarta Utara memberikan bantuan sosial kepada 100 anak yatim dan kaum dhuafa yang berada di wilayah sekitar markas PMI Jakarta Utara di Koja. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian PMI terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Santunan Dilakukan dengan Mendatangi Rumah Penerima
Dalam sambutannya, Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal, mengungkapkan bahwa pihaknya telah konsisten melakukan program santunan kepada anak yatim dan dhuafa selama tiga tahun terakhir. Pola pemberian santunan yang diterapkan PMI Jakarta Utara dilakukan dengan mendatangi langsung rumah para penerima manfaat.
"Pola pemberian santunan yang kami lakukan dengan mendatangi rumah yatim dan dhuafa, secara langsung" ujar Rijal.
Menurut Rijal, pendekatan ini dilakukan semata-mata untuk memberikan apresiasi yang lebih personal kepada para penerima manfaat, sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi para relawan.
"Biar relawan tau dan paham kondisi rumah dan keadaan yang disantuni," tambahnya.
Dengan metode ini, relawan tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga dapat merasakan langsung realitas kehidupan masyarakat yang membutuhkan, sehingga pelayanan kemanusiaan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan menyentuh hati.
Apresiasi dari Pemkot Jakarta Utara
Sementara itu, Kabag Kesra Agung Tjahyo Kuntodi menyatakan apresiasi mendalam kepada PMI Jakarta Utara atas konsistensinya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
"Bahkan PMI Jakarta Utara sampai ke Aceh untuk memberikan pelayanan kepada penyintas bencana di sana," ungkap Agung.
Agung menilai, dedikasi PMI Jakarta Utara tidak hanya terbatas pada wilayah administratif Jakarta Utara, tetapi juga meluas ke daerah lain yang membutuhkan, menunjukkan jiwa kemanusiaan yang tinggi dan tanpa batas.
"Saya yakin ini bukan sekadar program saja, tapi ini adalah jiwa dari PMI Jakarta Utara yang konsisten terhadap kemanusiaan," tegasnya.
Memperkuat Solidaritas di Bulan Ramadan
Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini diharapkan dapat memperkuat tali persaudaraan antara PMI, tokoh masyarakat, relawan, dan generasi muda PMR. Momentum Ramadan ini juga menjadi pengingat bersama bahwa kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan harus terus digaungkan, tidak hanya di bulan suci, tetapi sepanjang tahun.
Penutup acara diisi dengan tausiah oleh Ustadz Zee Abu El Hasan.(dayat)
Sebelumnya pada Jumat 13 Maret 2026 PMI Jakarta Utara memberikan bantuan sosial kepada 100 anak yatim dan kaum dhuafa yang berada di wilayah sekitar markas PMI Jakarta Utara di Koja. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian PMI terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Santunan Dilakukan dengan Mendatangi Rumah Penerima
Dalam sambutannya, Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal, mengungkapkan bahwa pihaknya telah konsisten melakukan program santunan kepada anak yatim dan dhuafa selama tiga tahun terakhir. Pola pemberian santunan yang diterapkan PMI Jakarta Utara dilakukan dengan mendatangi langsung rumah para penerima manfaat.
"Pola pemberian santunan yang kami lakukan dengan mendatangi rumah yatim dan dhuafa, secara langsung" ujar Rijal.
Menurut Rijal, pendekatan ini dilakukan semata-mata untuk memberikan apresiasi yang lebih personal kepada para penerima manfaat, sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi para relawan.
"Biar relawan tau dan paham kondisi rumah dan keadaan yang disantuni," tambahnya.
Dengan metode ini, relawan tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga dapat merasakan langsung realitas kehidupan masyarakat yang membutuhkan, sehingga pelayanan kemanusiaan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan menyentuh hati.
Apresiasi dari Pemkot Jakarta Utara
Sementara itu, Kabag Kesra Agung Tjahyo Kuntodi menyatakan apresiasi mendalam kepada PMI Jakarta Utara atas konsistensinya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
"Bahkan PMI Jakarta Utara sampai ke Aceh untuk memberikan pelayanan kepada penyintas bencana di sana," ungkap Agung.
Agung menilai, dedikasi PMI Jakarta Utara tidak hanya terbatas pada wilayah administratif Jakarta Utara, tetapi juga meluas ke daerah lain yang membutuhkan, menunjukkan jiwa kemanusiaan yang tinggi dan tanpa batas.
"Saya yakin ini bukan sekadar program saja, tapi ini adalah jiwa dari PMI Jakarta Utara yang konsisten terhadap kemanusiaan," tegasnya.
Memperkuat Solidaritas di Bulan Ramadan
Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini diharapkan dapat memperkuat tali persaudaraan antara PMI, tokoh masyarakat, relawan, dan generasi muda PMR. Momentum Ramadan ini juga menjadi pengingat bersama bahwa kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan harus terus digaungkan, tidak hanya di bulan suci, tetapi sepanjang tahun.
Penutup acara diisi dengan tausiah oleh Ustadz Zee Abu El Hasan.(dayat)