Berita Beky Mardani Ajak Warga Tetap Donor Darah Meski di Bulan Ramadhan
09/02/2026
JAKARTA — Meski jumlah pendonor darah cenderung menurun selama bulan ramadhan, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta memastikan layanan donor darah tetap berjalan normal guna menjaga ketersediaan darah bagi warga Jakarta.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani usai melaksanakan kegiatan kerja bakti masal "Jaga Jakarta Bersih". Minggu (8/2).
Dalam keterangannya, Beky Mardani menyampaikan di tingkat provinsi, Unit Transfusi Darah PMI beroperasi selama 24 jam, sementara di tingkat kota layanan tetap berjalan hingga pukul 20.00 WIB.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, terjadi kecenderungan penurunan jumlah pendonor darah selama bulan Ramadhan. Namun demikian, PMI Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan berbagai komunitas dan organisasi untuk membantu menyosialisasikan pentingnya donor darah selama berpuasa.
“Insya Allah, dengan dukungan dari komunitas dan organisasi, kebutuhan darah harian sebanyak 1.000 hingga 1.200 kantong tetap dapat kita penuhi,” terangnya.
Beky Mardani menambahkan, sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta bahwa donor darah tidak membatalkan puasa. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat, organisasi, dan komunitas untuk tidak ragu mendonorkan darahnya demi memenuhi kebutuhan darah bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi sekaligus stimulus, PMI juga menyiapkan bingkisan bagi para pendonor darah berupa paket kebutuhan pokok seperti sembako, minyak goreng, dan lainnya.
Stimulus tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk tetap mendonorkan darahnya selama bulan Ramadhan.
“Hal ini akan terus kami lakukan agar masyarakat tetap bersemangat berdonor darah meskipun sedang menjalankan ibadah puasa,” tambahnya.(b26)
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani usai melaksanakan kegiatan kerja bakti masal "Jaga Jakarta Bersih". Minggu (8/2).
Dalam keterangannya, Beky Mardani menyampaikan di tingkat provinsi, Unit Transfusi Darah PMI beroperasi selama 24 jam, sementara di tingkat kota layanan tetap berjalan hingga pukul 20.00 WIB.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, terjadi kecenderungan penurunan jumlah pendonor darah selama bulan Ramadhan. Namun demikian, PMI Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan berbagai komunitas dan organisasi untuk membantu menyosialisasikan pentingnya donor darah selama berpuasa.
“Insya Allah, dengan dukungan dari komunitas dan organisasi, kebutuhan darah harian sebanyak 1.000 hingga 1.200 kantong tetap dapat kita penuhi,” terangnya.
Beky Mardani menambahkan, sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta bahwa donor darah tidak membatalkan puasa. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat, organisasi, dan komunitas untuk tidak ragu mendonorkan darahnya demi memenuhi kebutuhan darah bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi sekaligus stimulus, PMI juga menyiapkan bingkisan bagi para pendonor darah berupa paket kebutuhan pokok seperti sembako, minyak goreng, dan lainnya.
Stimulus tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk tetap mendonorkan darahnya selama bulan Ramadhan.
“Hal ini akan terus kami lakukan agar masyarakat tetap bersemangat berdonor darah meskipun sedang menjalankan ibadah puasa,” tambahnya.(b26)