Berita Haru Warnai Perpisahan Tim Kemanusiaan PMI Jakarta Utara dan PMI Gayo Lues
21/01/2026
GAYO LUES - Rasa haru dan sedih mewarnai acara perpisahan antara tim operasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara dengan PMI Gayo Lues pada Selasa, 20 Januari 2026. Setelah menjalankan misi kemanusiaan selama sepuluh hari, tim dari Jakarta Utara resmi pamit kepada pengurus dan relawan setempat sebelum kembali ke ibu kota.
Ketua PMI Jakarta Utara sekaligus pimpinan tim operasi kemanusiaan, Rijal, menyampaikan rasa cintanya kepada warga Kabupaten Gayo Lues. “I love Gayo Lues. Selama di sini, kami diterima dan diperlakukan baik oleh seluruh pengurus, staf, dan relawan PMI Gayo Lues. Terima kasih untuk semua itu,” ujarnya.
Rijal juga meminta maaf atas keterbatasan pelayanan yang dapat diberikan timnya. “Mohon maaf jika kami belum bisa memberikan pelayanan maksimal kepada warga. Kami jujur, banyak keterbatasan yang kami hadapi,” tambahnya.
Selama masa operasi, relawan PMI Jakarta Utara telah menjangkau tujuh desa di empat dari enam kecamatan di Kabupaten Gayo Lues. Bentuk bantuan yang diberikan meliputi layanan kesehatan, dukungan psikososial, serta karya bakti berupa pembersihan lumpur dan pemotongan kayu yang menghalangi akses jalan.
Tim berhasil memberikan layanan kesehatan kepada 529 warga di empat kecamatan dan tujuh desa dan berhasil mendistribusikan 674 paket bantuan berupa sembako, alat sekolah, serta bingkisan khusus untuk anak-anak.
Sementara itu, Ketua PMI Gayo Lues yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota tim kemanusiaan dari Jakarta Utara. “Kepada Ketua PMI Jakarta Utara, adik-adik, dan saudara-saudara semua yang telah membantu masyarakat Gayo Lues, kami ucapkan terima kasih. Mohon maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan kepada tim selama di sini,” katanya.
Maliki menambahkan bahwa kolaborasi ini memberikan pelajaran berharga bagi PMI Gayo Lues. “Perpisahan ini bukan akhir. Saya berharap persahabatan dan kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa depan,” pungkasnya.(dayat)
Ketua PMI Jakarta Utara sekaligus pimpinan tim operasi kemanusiaan, Rijal, menyampaikan rasa cintanya kepada warga Kabupaten Gayo Lues. “I love Gayo Lues. Selama di sini, kami diterima dan diperlakukan baik oleh seluruh pengurus, staf, dan relawan PMI Gayo Lues. Terima kasih untuk semua itu,” ujarnya.
Rijal juga meminta maaf atas keterbatasan pelayanan yang dapat diberikan timnya. “Mohon maaf jika kami belum bisa memberikan pelayanan maksimal kepada warga. Kami jujur, banyak keterbatasan yang kami hadapi,” tambahnya.
Selama masa operasi, relawan PMI Jakarta Utara telah menjangkau tujuh desa di empat dari enam kecamatan di Kabupaten Gayo Lues. Bentuk bantuan yang diberikan meliputi layanan kesehatan, dukungan psikososial, serta karya bakti berupa pembersihan lumpur dan pemotongan kayu yang menghalangi akses jalan.
Tim berhasil memberikan layanan kesehatan kepada 529 warga di empat kecamatan dan tujuh desa dan berhasil mendistribusikan 674 paket bantuan berupa sembako, alat sekolah, serta bingkisan khusus untuk anak-anak.
Sementara itu, Ketua PMI Gayo Lues yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota tim kemanusiaan dari Jakarta Utara. “Kepada Ketua PMI Jakarta Utara, adik-adik, dan saudara-saudara semua yang telah membantu masyarakat Gayo Lues, kami ucapkan terima kasih. Mohon maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan kepada tim selama di sini,” katanya.
Maliki menambahkan bahwa kolaborasi ini memberikan pelajaran berharga bagi PMI Gayo Lues. “Perpisahan ini bukan akhir. Saya berharap persahabatan dan kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa depan,” pungkasnya.(dayat)