Berita Ketua PMI DKI Jakarta Dorong Sinergi dan Kemandirian PMI Jakarta Pusat
14/01/2026
Musyawarah Kerja Kota Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat digelar di Aula Utama Kantor Wali Kota Jakarta Pusat pada (13/1) dan secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Eric Phahlevi Zakaria Lumbun.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran PMI yang selama ini hadir sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan, khususnya di wilayah Jakarta Pusat.
“Sumber dana PMI berasal dari masyarakat dan nanti manfaatnya kembali lagi untuk masyarakat. Pengabdian PMI ini sangat dirasakan oleh warga,” ujarnya.
Kepala Markas PMI Jakarta Pusat, Gunadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musyawarah Kota kali ini mengangkat tema “Sinergi dan Inovasi Pelayanan Menuju Kemandirian PMI”.
Ia menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong lahirnya inovasi pelayanan kemanusiaan.
Selaras dengan tema tersebut, Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, Asep Juanda, menegaskan bahwa sinergi menjadi kunci utama dalam memperkuat peran PMI di tengah masyarakat.
“Sinergi ini bagaimana kita memperkuat jejaring dengan pemerintah, swasta, komunitas, dan relawan, sekaligus berinovasi dalam pelayanan kesehatan dan penanggulangan bencana berbasis teknologi informasi,” ungkapnya.
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, dalam sambutannya menekankan bahwa musyawarah kerja merupakan momentum penting untuk memastikan seluruh program PMI tetap sejalan dengan visi dan misi organisasi kemanusiaan.
“Forum ini menjadi ruang evaluasi agar program-program kita benar-benar mendekatkan PMI kepada masyarakat, semakin profesional, mandiri, dan dicintai,” kata Beky.
Ia juga mengapresiasi program PMI Jakarta Pusat yang telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya layanan ambulans gratis, serta berharap hasil musyawarah ini semakin memperkuat peran PMI di Jakarta Pusat.(RR)
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran PMI yang selama ini hadir sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan, khususnya di wilayah Jakarta Pusat.
“Sumber dana PMI berasal dari masyarakat dan nanti manfaatnya kembali lagi untuk masyarakat. Pengabdian PMI ini sangat dirasakan oleh warga,” ujarnya.
Kepala Markas PMI Jakarta Pusat, Gunadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musyawarah Kota kali ini mengangkat tema “Sinergi dan Inovasi Pelayanan Menuju Kemandirian PMI”.
Ia menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong lahirnya inovasi pelayanan kemanusiaan.
Selaras dengan tema tersebut, Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, Asep Juanda, menegaskan bahwa sinergi menjadi kunci utama dalam memperkuat peran PMI di tengah masyarakat.
“Sinergi ini bagaimana kita memperkuat jejaring dengan pemerintah, swasta, komunitas, dan relawan, sekaligus berinovasi dalam pelayanan kesehatan dan penanggulangan bencana berbasis teknologi informasi,” ungkapnya.
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, dalam sambutannya menekankan bahwa musyawarah kerja merupakan momentum penting untuk memastikan seluruh program PMI tetap sejalan dengan visi dan misi organisasi kemanusiaan.
“Forum ini menjadi ruang evaluasi agar program-program kita benar-benar mendekatkan PMI kepada masyarakat, semakin profesional, mandiri, dan dicintai,” kata Beky.
Ia juga mengapresiasi program PMI Jakarta Pusat yang telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya layanan ambulans gratis, serta berharap hasil musyawarah ini semakin memperkuat peran PMI di Jakarta Pusat.(RR)