Berita Solidaritas Kemanusiaan PMI Untuk Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Gajah Putih
12/01/2026
MERIAH JAYA - Bencana banjir bandang yang terjadi akibat hujan berintensitas tinggi telah merusak permukiman dan fasilitas umum di Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah.
Menyikapi kondisi tersebut, PMI Provinsi DKI Jakarta bersama PMI Kabupaten Bener Meriah hadir untuk memberikan bantuan logistik dan layanan kemanusiaan bagi warga terdampak.
Adapun jenis bantuan yang diberikan berupa school kit, air mineral, selimut, makanan ringan, jilbab serta paket Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diterima oleh warga sekitar di lokasi pengungsian disaksikan Camat Gajah Putih.
Dalam keterangannya, Camat Gajah Putih, Hari Prawira, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta serta PMI Kabupaten Bener Meriah atas bantuan dan layanan kemanusiaan yang telah diberikan kepada masyarakat terdampak.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Kampung Meriah Jaya yang terdampak bencana.
Sebagaimana diketahui, bencana banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Aceh, termasuk Kabupaten Bener Meriah.
"Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya longsor dan merusak permukiman warga, merusak rumah dan fasilitas umum," kata Hari Prawira.
Menurutnya, di Desa Uning Baro, Kecamatan Gajah Putih, banjir bandang datang secara tiba-tiba dengan arus deras membawa material kayu dan lumpur, sehingga memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman yakni di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Uning Baro.
Hingga kini, masyarakat masih membutuhkan dukungan dan bantuan untuk pemulihan pasca bencana.
“Semoga bantuan ini meringankan beban masyarakat kami. Terima kasih atas kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang diberikan. Sukses terus dan semoga kita semua selalu dalam keadaan damai,” tuturnya.
Sementara itu, Perwakilan guru SDN Uning Baro, Hidayati, menyampaikan pesan penguatan kepada para wali murid dan keluarga siswa yang saat ini tengah tertimpa musibah bencana.
Ia mengajak seluruh orangtua untuk tetap tabah, ikhlas, dan bersabar dalam menghadapi ujian yang sedang dialami.
Dalam kesempatan tersebut, Hidayati juga mengucapkan terima kasih kepada PMI Provinsi DKI Jakarta dna PMI Kabupaten Bener Meriah yang telah memberikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak dan orangtua, terutama di tengah keterbatasan pasca bencana banjir bandang.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami dan para orangtua, sehingga dapat meringankan beban mereka dalam kondisi sulit seperti sekarang,” imbuhnya.
Ke depan, ia berharap adanya bantuan lanjutan berupa kelambu, mengingat kondisi lingkungan pasca banjir yang lembap dan berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak.
Dengan adanya kelambu, diharapkan anak-anak dapat beristirahat dengan lebih nyaman.(b26)
Menyikapi kondisi tersebut, PMI Provinsi DKI Jakarta bersama PMI Kabupaten Bener Meriah hadir untuk memberikan bantuan logistik dan layanan kemanusiaan bagi warga terdampak.
Adapun jenis bantuan yang diberikan berupa school kit, air mineral, selimut, makanan ringan, jilbab serta paket Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diterima oleh warga sekitar di lokasi pengungsian disaksikan Camat Gajah Putih.
Dalam keterangannya, Camat Gajah Putih, Hari Prawira, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta serta PMI Kabupaten Bener Meriah atas bantuan dan layanan kemanusiaan yang telah diberikan kepada masyarakat terdampak.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Kampung Meriah Jaya yang terdampak bencana.
Sebagaimana diketahui, bencana banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Aceh, termasuk Kabupaten Bener Meriah.
"Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya longsor dan merusak permukiman warga, merusak rumah dan fasilitas umum," kata Hari Prawira.
Menurutnya, di Desa Uning Baro, Kecamatan Gajah Putih, banjir bandang datang secara tiba-tiba dengan arus deras membawa material kayu dan lumpur, sehingga memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman yakni di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Uning Baro.
Hingga kini, masyarakat masih membutuhkan dukungan dan bantuan untuk pemulihan pasca bencana.
“Semoga bantuan ini meringankan beban masyarakat kami. Terima kasih atas kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang diberikan. Sukses terus dan semoga kita semua selalu dalam keadaan damai,” tuturnya.
Sementara itu, Perwakilan guru SDN Uning Baro, Hidayati, menyampaikan pesan penguatan kepada para wali murid dan keluarga siswa yang saat ini tengah tertimpa musibah bencana.
Ia mengajak seluruh orangtua untuk tetap tabah, ikhlas, dan bersabar dalam menghadapi ujian yang sedang dialami.
Dalam kesempatan tersebut, Hidayati juga mengucapkan terima kasih kepada PMI Provinsi DKI Jakarta dna PMI Kabupaten Bener Meriah yang telah memberikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak dan orangtua, terutama di tengah keterbatasan pasca bencana banjir bandang.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami dan para orangtua, sehingga dapat meringankan beban mereka dalam kondisi sulit seperti sekarang,” imbuhnya.
Ke depan, ia berharap adanya bantuan lanjutan berupa kelambu, mengingat kondisi lingkungan pasca banjir yang lembap dan berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak.
Dengan adanya kelambu, diharapkan anak-anak dapat beristirahat dengan lebih nyaman.(b26)