Berita Lewati Medan Sulit, PMI Hadirkan Layanan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Uning Mas
11/01/2026
BENER MERIAH – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta bersama PMI Kabupaten Bener Meriah melaksanakan kegiatan promosi kesehatan (promkes), pelayanan dukungan psikososial dan pemeriksaan kesehatan di Jalan Bintang Berangun, Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental anak-anak serta memastikan kondisi kesehatan masyarakat terdampak dalam keadaan sehat pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DKI Jakarta, Budhi Pranoto menjelaskan untuk menjangkau lokasi pengungsian di Desa Uning Mas, relawan harus menempuh akses jalan yang cukup sulit. Kondisi jalan yang sempit, berlumpur serta rusak akibat longsor membuat perjalanan menuju lokasi sangat memerlukan kehati-hatian yang ekstra.
Meski demikian, dengan kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat relawan PMI untuk tetap hadir memberikan layanan promosi kesehatan, dukungan psikososial dan pemeriksaan kesehatan.
Menurutnya, kegiatan promosi kesehatan ini bertujuan untuk membiasakan para penyintas agar selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental anak-anak pasca bencana banjir bandang yang melanda Sumatera khususnya wilayah Bener Meriah.
“Promosi kesehatan, pelayanan dukungan psikososial dan pemeriksaan kesehatan sangatlah penting karena biasanya para penyintas yang berada di lokasi pengungsian sangat rawan terserang berbagai penyakit yang diakibatkan karena kondisi lingkungan yang kurang bersih serta memulihkan kondisi mental yang mengganggu anak-anak dan kelompok rentan,” kata Budhi Pranoto.
Saat melaksanakan promosi kesehatan, relawan PMI memberikan edukasi menggunakan media yang menarik seperti boneka tangan, bercerita serta melakukan simulasi agar mudah dimengerti oleh anak-anak dan kelompok rentan.
Adapun materi yang disampaikan dalam melakukan promkes seperti cara mencuci tangan, menjaga kebersihan diri dengan mandi teratur dan menggosok gigi serta menjaga kebersihan lingkungan. Kemudian, untuk layanan dukungan psikososial relawan PMI bermain bersama anak-anak menggunakan boneka tangan serta mewarnai bersama-sama.
Tak hanya itu, usai melaksanakan promosi kesehatan dan pelayanan kesehatan, pihaknya membagikan sabun, sikat gigi dan pasta gigi yang ditujukan untuk anak-anak agar mereka terbiasa hidup bersih dan sehat yang dimulai sejak dini.
“Semoga dengan adanya promosi kesehatan dan pelayanan kesehatan ini para penyintas bisa terbiasa hidup bersih dan sehat baik dimasa tanggap darurat maupun keadaan normal,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang Masyarakat Uning Mas, Sri Maulani, menyampaikan bahwa pengetahuan tentang kesehatan yang diberikan oleh PMI sangat bermanfaat bagi masyarakat Uning Mas yang terdampak bencana.
Menurutnya, masyarakat mendapatkan pemahaman langsung mengenai langkah-langkah mencuci tangan dan cara menjaga kebersihan diri sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit di lingkungan pengungsian.
Selain itu, relawan PMI juga memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti menjaga kebersihan diri, lingkungan sekitar serta pentingnya pengelolaan sampah.
“Edukasi ini sangat membantu kami di pengungsian. Kami jadi mengerti bagaimana menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit,” ujar Sri Maulani.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PMI yang telah hadir tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memberikan pengetahuan tentang kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan selama berada di lokasi pengungsian.(b26)
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental anak-anak serta memastikan kondisi kesehatan masyarakat terdampak dalam keadaan sehat pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DKI Jakarta, Budhi Pranoto menjelaskan untuk menjangkau lokasi pengungsian di Desa Uning Mas, relawan harus menempuh akses jalan yang cukup sulit. Kondisi jalan yang sempit, berlumpur serta rusak akibat longsor membuat perjalanan menuju lokasi sangat memerlukan kehati-hatian yang ekstra.
Meski demikian, dengan kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat relawan PMI untuk tetap hadir memberikan layanan promosi kesehatan, dukungan psikososial dan pemeriksaan kesehatan.
Menurutnya, kegiatan promosi kesehatan ini bertujuan untuk membiasakan para penyintas agar selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental anak-anak pasca bencana banjir bandang yang melanda Sumatera khususnya wilayah Bener Meriah.
“Promosi kesehatan, pelayanan dukungan psikososial dan pemeriksaan kesehatan sangatlah penting karena biasanya para penyintas yang berada di lokasi pengungsian sangat rawan terserang berbagai penyakit yang diakibatkan karena kondisi lingkungan yang kurang bersih serta memulihkan kondisi mental yang mengganggu anak-anak dan kelompok rentan,” kata Budhi Pranoto.
Saat melaksanakan promosi kesehatan, relawan PMI memberikan edukasi menggunakan media yang menarik seperti boneka tangan, bercerita serta melakukan simulasi agar mudah dimengerti oleh anak-anak dan kelompok rentan.
Adapun materi yang disampaikan dalam melakukan promkes seperti cara mencuci tangan, menjaga kebersihan diri dengan mandi teratur dan menggosok gigi serta menjaga kebersihan lingkungan. Kemudian, untuk layanan dukungan psikososial relawan PMI bermain bersama anak-anak menggunakan boneka tangan serta mewarnai bersama-sama.
Tak hanya itu, usai melaksanakan promosi kesehatan dan pelayanan kesehatan, pihaknya membagikan sabun, sikat gigi dan pasta gigi yang ditujukan untuk anak-anak agar mereka terbiasa hidup bersih dan sehat yang dimulai sejak dini.
“Semoga dengan adanya promosi kesehatan dan pelayanan kesehatan ini para penyintas bisa terbiasa hidup bersih dan sehat baik dimasa tanggap darurat maupun keadaan normal,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang Masyarakat Uning Mas, Sri Maulani, menyampaikan bahwa pengetahuan tentang kesehatan yang diberikan oleh PMI sangat bermanfaat bagi masyarakat Uning Mas yang terdampak bencana.
Menurutnya, masyarakat mendapatkan pemahaman langsung mengenai langkah-langkah mencuci tangan dan cara menjaga kebersihan diri sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit di lingkungan pengungsian.
Selain itu, relawan PMI juga memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti menjaga kebersihan diri, lingkungan sekitar serta pentingnya pengelolaan sampah.
“Edukasi ini sangat membantu kami di pengungsian. Kami jadi mengerti bagaimana menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit,” ujar Sri Maulani.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PMI yang telah hadir tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memberikan pengetahuan tentang kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan selama berada di lokasi pengungsian.(b26)