Berita Sinergi Budaya dan Kemanusiaan, Petugas PMI Ikuti Workshop Bikin Konten Bersama FJB
29/08/2025

CIKINI — Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi, H. Beky Mardani, mengapresiasi terselenggaranya Workshop “Bikin Konten Betawi Lebih Nyastra” yang diselenggarakan oleh Forum Jurnalis Betawi (FJB). Ia menilai kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang luar biasa.
H. Beky Mardani, yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2025–2030, secara khusus mengikutsertakan perwakilan dari PMI untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan sumber daya PMI dalam mempelajari pembuatan konten.
“Soal konten bisa bermacam-macam, tetapi secara pengalaman dan keilmuan agar bisa belajar dari para praktisi,” kata H. Beky Mardani.
H. Beky Mardani juga menanggapi tantangan dari Diskominfotik dalam membuat 500 tulisan tentang budaya Betawi. Dirinya yakin dan percaya tantangan tersebut dapat diwujudkan, sehingga generasi muda bisa lebih mengenal budaya Betawi.
“Kedepan, saya bersama Bang Icul berencana memperkenalkan budaya Betawi kepada anak-anak sekolah melalui buku Muatan Lokal (Mulok) yang dikemas dalam bentuk video animasi. Dengan begitu, pengetahuan terhadap budaya Betawi semakin kaya,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu peserta dari PMI, Akbar Mijuar Ajie, mengaku sangat terkesan dengan kegiatan ini. Ia menilai banyak pengetahuan baru yang didapatkan, mulai dari penyusunan strategi konten, evaluasi, hingga mengetahui jenis konten yang diminati followers.
“Selama kegiatan saya diajarkan untuk melibatkan followers sebelum membuat konten, diharapkan dengan melakukan tahapan seperti itu dapat memberikan edukasi yang bermanfaat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, dari sisi penulisan juga dijelaskan berbagai bentuk tulisan seperti feature, opini, esai, dan berita,” jelasnya.
Dirinya berharap ilmu yang diperoleh dapat segera diterapkan di lingkungan PMI.
“Semoga ilmu ini bisa kami terapkan untuk menyajikan konten-konten yang bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.(b26)
H. Beky Mardani, yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2025–2030, secara khusus mengikutsertakan perwakilan dari PMI untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan sumber daya PMI dalam mempelajari pembuatan konten.
“Soal konten bisa bermacam-macam, tetapi secara pengalaman dan keilmuan agar bisa belajar dari para praktisi,” kata H. Beky Mardani.
H. Beky Mardani juga menanggapi tantangan dari Diskominfotik dalam membuat 500 tulisan tentang budaya Betawi. Dirinya yakin dan percaya tantangan tersebut dapat diwujudkan, sehingga generasi muda bisa lebih mengenal budaya Betawi.
“Kedepan, saya bersama Bang Icul berencana memperkenalkan budaya Betawi kepada anak-anak sekolah melalui buku Muatan Lokal (Mulok) yang dikemas dalam bentuk video animasi. Dengan begitu, pengetahuan terhadap budaya Betawi semakin kaya,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu peserta dari PMI, Akbar Mijuar Ajie, mengaku sangat terkesan dengan kegiatan ini. Ia menilai banyak pengetahuan baru yang didapatkan, mulai dari penyusunan strategi konten, evaluasi, hingga mengetahui jenis konten yang diminati followers.
“Selama kegiatan saya diajarkan untuk melibatkan followers sebelum membuat konten, diharapkan dengan melakukan tahapan seperti itu dapat memberikan edukasi yang bermanfaat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, dari sisi penulisan juga dijelaskan berbagai bentuk tulisan seperti feature, opini, esai, dan berita,” jelasnya.
Dirinya berharap ilmu yang diperoleh dapat segera diterapkan di lingkungan PMI.
“Semoga ilmu ini bisa kami terapkan untuk menyajikan konten-konten yang bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.(b26)