Berita Diding Wahyudin: Sudin Pendidikan Wilayah I, Siap Sukseskan Bulan Dana PMI Tahun 2025
12/08/2025

Jakarta, 11 Agustus 2025 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Barat kembali menggelar kegiatan sosialisasi Bulan Dana PMI tahun 2025, kali ini untuk para kepala sekolah dasar se-Kecamatan Tambora. Bertempat di SDN 01 Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara PMI dan institusi pendidikan dalam mendukung program kemanusiaan.
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Plt. Ketua PMI Kota Jakarta Barat, H. Ujang Sungkawa, Kepala Bidang Pendidikan PMI, H. Masduki, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Dr. Diding Wahyudin, serta Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Tambora, Zaenal.
Dalam sambutannya, Plt. Ketua PMI Kota Jakarta Barat, H. Ujang Sungkawa, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif kepala sekolah sebagai motor penggerak dalam menyukseskan Bulan Dana PMI di lingkungan sekolah. Menurutnya, dukungan kepala sekolah sangat menentukan dalam membangun kesadaran kemanusiaan siswa serta memperluas dampak sosial dari program Bulan Dana.
“Kepala sekolah adalah ujung tombak keberhasilan Bulan Dana di tingkat satuan pendidikan. Dengan semangat kepedulian yang ditanamkan melalui sekolah, kita bisa membentuk karakter siswa yang peduli, empati, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap sesama,” ujar Ujang.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Dr. Diding Wahyudin, menyampaikan bahwa pelaksanaan Bulan Dana PMI tahun ini menargetkan pengumpulan dana sebesar Rp3 miliar dari seluruh wilayah Jakarta Barat. Ia optimistis target tersebut dapat dicapai melalui kolaborasi yang solid antara PMI, dinas pendidikan, serta sekolah-sekolah di setiap kecamatan.
“Target kita secara keseluruhan adalah Rp3 miliar. Ini bukan sekadar angka, tetapi simbol semangat gotong royong dari seluruh elemen pendidikan di Jakarta Barat untuk mendukung kegiatan kemanusiaan,” tegas Dr. Diding.
Sebagai inovasi dalam pelaksanaan Bulan Dana, PMI Kota Jakarta Barat memperkenalkan metode menabung bersama bagi siswa. Metode ini dinilai efektif karena tidak hanya melibatkan siswa dalam proses penggalangan dana, tetapi juga mendidik mereka tentang pentingnya membangun kebiasaan menyisihkan sebagian uang untuk membantu sesama.
Kabid Pendidikan PMI Kota Jakarta Barat, H. Masduki, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Ia berharap kepala sekolah dapat memfasilitasi pelaksanaan program ini dengan pendekatan yang inspiratif dan membangun semangat kepedulian di antara siswa dan guru.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tidak hanya diajarkan, tetapi juga dipraktikkan secara nyata oleh peserta didik. Dukungan kepala sekolah menjadi sangat penting untuk memastikan proses edukasi ini berjalan optimal,” ujar H. Masduki.
Dengan semangat kolaborasi dan penguatan peran pendidikan, PMI Kota Jakarta Barat optimis pelaksanaan Bulan Dana tahun ini akan berjalan sukses dan membawa manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.(if)
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Plt. Ketua PMI Kota Jakarta Barat, H. Ujang Sungkawa, Kepala Bidang Pendidikan PMI, H. Masduki, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Dr. Diding Wahyudin, serta Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Tambora, Zaenal.
Dalam sambutannya, Plt. Ketua PMI Kota Jakarta Barat, H. Ujang Sungkawa, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif kepala sekolah sebagai motor penggerak dalam menyukseskan Bulan Dana PMI di lingkungan sekolah. Menurutnya, dukungan kepala sekolah sangat menentukan dalam membangun kesadaran kemanusiaan siswa serta memperluas dampak sosial dari program Bulan Dana.
“Kepala sekolah adalah ujung tombak keberhasilan Bulan Dana di tingkat satuan pendidikan. Dengan semangat kepedulian yang ditanamkan melalui sekolah, kita bisa membentuk karakter siswa yang peduli, empati, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap sesama,” ujar Ujang.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Dr. Diding Wahyudin, menyampaikan bahwa pelaksanaan Bulan Dana PMI tahun ini menargetkan pengumpulan dana sebesar Rp3 miliar dari seluruh wilayah Jakarta Barat. Ia optimistis target tersebut dapat dicapai melalui kolaborasi yang solid antara PMI, dinas pendidikan, serta sekolah-sekolah di setiap kecamatan.
“Target kita secara keseluruhan adalah Rp3 miliar. Ini bukan sekadar angka, tetapi simbol semangat gotong royong dari seluruh elemen pendidikan di Jakarta Barat untuk mendukung kegiatan kemanusiaan,” tegas Dr. Diding.
Sebagai inovasi dalam pelaksanaan Bulan Dana, PMI Kota Jakarta Barat memperkenalkan metode menabung bersama bagi siswa. Metode ini dinilai efektif karena tidak hanya melibatkan siswa dalam proses penggalangan dana, tetapi juga mendidik mereka tentang pentingnya membangun kebiasaan menyisihkan sebagian uang untuk membantu sesama.
Kabid Pendidikan PMI Kota Jakarta Barat, H. Masduki, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Ia berharap kepala sekolah dapat memfasilitasi pelaksanaan program ini dengan pendekatan yang inspiratif dan membangun semangat kepedulian di antara siswa dan guru.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tidak hanya diajarkan, tetapi juga dipraktikkan secara nyata oleh peserta didik. Dukungan kepala sekolah menjadi sangat penting untuk memastikan proses edukasi ini berjalan optimal,” ujar H. Masduki.
Dengan semangat kolaborasi dan penguatan peran pendidikan, PMI Kota Jakarta Barat optimis pelaksanaan Bulan Dana tahun ini akan berjalan sukses dan membawa manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.(if)