Berita PMI Kota Jakarta Barat Gelar Sosialisasi Bulan Dana di Kecamatan Tamansari, Kenalkan Metode Baru Berbasis Edukasi Menabung
11/08/2025

Jakarta, 11 Agustus 2025 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Barat terus menggencarkan kegiatan sosialisasi Bulan Dana PMI di berbagai wilayah. Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di SDN 01 Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, dengan melibatkan para kepala sekolah Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Tamansari sebagai peserta utama.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PMI Kota Jakarta Barat, H. Ujang Sungkawa, didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan, H. Masduki, Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Tamansari, Toyib, serta Kepala Bagian Tata Usaha Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Ramelan.
Sosialisasi Bulan Dana ini menjadi bagian dari upaya PMI dalam memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan, khususnya dalam melibatkan pelajar sebagai agen perubahan yang memiliki nilai-nilai kemanusiaan sejak usia dini. Dalam kegiatan ini, PMI memperkenalkan pendekatan baru dalam penggalangan dana yang lebih edukatif dan membangun karakter, yaitu melalui metode menabung bersama.
Dalam sambutannya, Plt. Ketua PMI Kota Jakarta Barat, H. Ujang Sungkawa menjelaskan bahwa pelaksanaan Bulan Dana tahun ini tidak hanya sebatas pengumpulan sumbangan, tetapi juga diarahkan untuk mendidik anak-anak tentang pentingnya membangun kebiasaan positif seperti menabung dan berbagi kepada sesama.
“Bulan Dana kali ini kita menggunakan metode baru, yaitu menabung. Jadi anak-anak sekolah akan kita ajarkan pentingnya menabung dalam jangka waktu tertentu, dan hasilnya akan disalurkan melalui PMI untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah bentuk edukasi sosial yang diharapkan bisa membentuk karakter anak yang peduli, bertanggung jawab, dan gemar berbagi,” ujar H. Ujang Sungkawa dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa metode menabung ini juga menjadi sarana pembelajaran yang efektif, karena melibatkan proses yang berkelanjutan dan tidak instan. Anak-anak tidak hanya menyumbang, tetapi juga belajar proses, kedisiplinan, serta merasakan makna dari kontribusi yang mereka berikan.
Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Tamansari, Toyib, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya kepada PMI Kota Jakarta Barat atas inisiatif metode baru ini. Ia berharap agar para kepala sekolah dapat mendukung penuh pelaksanaan Bulan Dana PMI di lingkungan sekolah masing-masing dan menjadikannya sebagai bagian dari pembinaan karakter peserta didik.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, PMI Kota Jakarta Barat terus berkomitmen membangun generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Melalui kegiatan seperti ini, PMI berharap dapat menanamkan budaya menabung dan berbagi kepada para siswa sebagai bagian dari upaya membangun masa depan bangsa yang lebih peduli dan berempati.(if)
Kegiatan ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PMI Kota Jakarta Barat, H. Ujang Sungkawa, didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan, H. Masduki, Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Tamansari, Toyib, serta Kepala Bagian Tata Usaha Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Ramelan.
Sosialisasi Bulan Dana ini menjadi bagian dari upaya PMI dalam memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan, khususnya dalam melibatkan pelajar sebagai agen perubahan yang memiliki nilai-nilai kemanusiaan sejak usia dini. Dalam kegiatan ini, PMI memperkenalkan pendekatan baru dalam penggalangan dana yang lebih edukatif dan membangun karakter, yaitu melalui metode menabung bersama.
Dalam sambutannya, Plt. Ketua PMI Kota Jakarta Barat, H. Ujang Sungkawa menjelaskan bahwa pelaksanaan Bulan Dana tahun ini tidak hanya sebatas pengumpulan sumbangan, tetapi juga diarahkan untuk mendidik anak-anak tentang pentingnya membangun kebiasaan positif seperti menabung dan berbagi kepada sesama.
“Bulan Dana kali ini kita menggunakan metode baru, yaitu menabung. Jadi anak-anak sekolah akan kita ajarkan pentingnya menabung dalam jangka waktu tertentu, dan hasilnya akan disalurkan melalui PMI untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah bentuk edukasi sosial yang diharapkan bisa membentuk karakter anak yang peduli, bertanggung jawab, dan gemar berbagi,” ujar H. Ujang Sungkawa dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa metode menabung ini juga menjadi sarana pembelajaran yang efektif, karena melibatkan proses yang berkelanjutan dan tidak instan. Anak-anak tidak hanya menyumbang, tetapi juga belajar proses, kedisiplinan, serta merasakan makna dari kontribusi yang mereka berikan.
Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Tamansari, Toyib, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya kepada PMI Kota Jakarta Barat atas inisiatif metode baru ini. Ia berharap agar para kepala sekolah dapat mendukung penuh pelaksanaan Bulan Dana PMI di lingkungan sekolah masing-masing dan menjadikannya sebagai bagian dari pembinaan karakter peserta didik.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, PMI Kota Jakarta Barat terus berkomitmen membangun generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Melalui kegiatan seperti ini, PMI berharap dapat menanamkan budaya menabung dan berbagi kepada para siswa sebagai bagian dari upaya membangun masa depan bangsa yang lebih peduli dan berempati.(if)