Visi dan Misi PMI provinsi DKI Jakarta

Visi  : 

Palang Merah Indonesia Provinsi DKI Jakarta menjadi organisasi kemanusiaan yang berkarakter, profesional, tanggap, mandiri, akuntabel, dan dicintai masyarakat 

BERKARAKTER bekerja sesuai Prinsip-Prinsip Dasar gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Kode Etik Berperilaku, baik dalam berorganisasi maupun dalam pelayanannya.

PROFESIONAL bekerja sesuai standar dan norma yang berlaku universal dan mengutamakan perhatian kepada kelompok yang paling rentan.

MANDIRI mengandalkan sumber daya organisasi yang tersedia.

AKUNTABEL berarti mewujudkan transparansi dalam pengelolaan sumber daya di lingkungan PMI Provinsi DKI Jakarta.

 DICINTAI MASYARAKAT dikenal dan didukung masyarakat luas.


Misi  : 

  1. Menjadi organisasi kemanusiaan terdepan yang memberikan layanan berkualitas kepada masyarakat sesuai dengan Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (tercermin pada Goal 1 s/d 5). Dewasa ini, banyak sekali organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan, baik bersifat lokal, nasional, maupun internasional. Bahkan sejak tahun 2008, Pemerintah RI resmi membentuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). PMI, yang telah berdiri sejak 1945 dan satu-satunya gerakan palang merah yang diberi mandat oleh Pemerintah RI, perlu meningkatkan upayanya untuk menjadi organisasi kemanusiaan terdepan di Indonesia di tengah perkembangan konteks “Pelaku￾pelaku” kemanusiaan di negara ini dan juga di dunia. Misi Pertama ini hanya dapat terwujud bila fungsi organisasi dioptimalkan sedemikian rupa, didukung oleh Sumber Daya Manusia dan sarana prasarana yang memadai, pelayanan yang berkualitas pada masa darurat, dalam upaya pengembangan atau pembangunan masyarakat, pelayanan rujukan kesehatan, serta pelayanan yang sangat khas Palang Merah Indonesia, yaitu Donor Darah. Misi pertama ini merupakan upaya dalam rangka mewujudkan kata “Karakter dan Profesional” dalam pernyataan Visi PMI di atas.
  2. Meningkatkan kemandirian organisasi PMI melalui kemitraan strategis yang berkesinambungan dengan pemerintah, swasta, mitra gerakan, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya di semua tingkatan (tercermin pada Goal 6). Kemandirian merupakan salah satu dari tujuh Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, termasuk PMI. PMI menyadari bahwa kemitraan strategis merupakan hal yang esensial untuk dapat menjalankan mandatnya. Namun, pada saat yang sama PMI harus independen, dalam artian tidak tunduk/terpengaruh pada kepentingan golongan/politik tertentu. Dalam bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan, PMI harus mampu memposisikan diri sebagai mitra yang layak dan sejajar, tidak lebih rendah atau lebih tinggi..
  3. Meningkatkan reputasi organisasi PMI di tingkat nasional dan Internasional ( tercermin pada Goal 7 dan 8). Reputasi organisasi perlu dibangun dan dipelihara dengan serius karena dengan reputasi yang baik, PMI akan dapat berkembang dengan pesat. Bila diukur dari cakupan geografis dan jumlah penduduk yang dilayani, PMI merupakan Perhimpunan Nasional terbesar ke-5 di dunia. Karena itu, reputasi di mata dunia internasional juga perlu ditingkatkan