Berita Sebanyak 260 Petugas PPSU Se-Jakarta Timur Mengikuti Orientasi Dan Sosialisasi Pertolongan Pertama
27/02/2025

KLENDER – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur menggelar Orientasi Kepalangmerahan dan Sosialisasi Pertolongan Pertama bagi Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua PMI Kota Jakarta Timur, H.R. Krisdianto M.Si. di Aula Serbaguna Markas PMI Kota Jakarta Timur, Jalan I Gusti Ngurahrai, Klender – Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, H.R. Krisdianto menjelaskan kegiatan ini terlaksana untuk memberikan pemahaman kepada petugas PPSU tentang Kepalangmerahan dan Pertolongan Pertama.
Orientasi dan Sosialisasi Pertolongan Pertama dilaksanakan pada tanggal 24 – 26 Februari 2025 dan diikuti oleh 260 petugas PPSU yang terdiri dari 65 Kelurahan yang ada di wilayah Jakarta Timur.
Dirinya mengaku, Petugas PPSU yang bertugas di lapangan sering kali menemui kejadian seperti kecelakaan, bencana banjir atau kebakaran, rumah roboh dan sebagainya.
Menurutnya, dalam merespon kejadian tersebut dibutuhkan sinergitas dari berbagai pihak serta tim yang solid dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah Jakarta Timur.
“Sebelum PMI atau petugas medis tiba di lokasi tentunya yang membantu dari masyarakat itu sendiri dan butuh penanganan awal yang cepat dan tepat,” jelas H.R. Krisdianto.
Selain itu, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini selain untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dibidang Kepalangmerahan dan Pertolongan Pertama bagi Petugas PPSU.
“Yang lebih penting apabila terjadi situasi darurat ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan, petugas PPSU yang telah dilatih dapat menjadi orang kunci yang membantu pertama kali memberikan pertolongan pertama sebelum Petugas PMI Kota Jakarta Timur tiba di Lokasi,” imbuhnya.
Dirinya menambahkan, dalam merespon bencana yang terjadi PMI Kota Jakarta Timur bersama masyarakat Jakarta Timur saling berkolaborasi memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, petugas PPSU diberikan kesempatan untuk menjadi relawan PMI Kota Jakarta Timur. Sebagai bukti keanggotaan, mereka diberikan rompi petugas pertolongan pertama dari PMI Kota Jakarta Timur dan tanda anggota Tenaga Sukarela (TSR) PMI Kota Jakarta Timur.
Sementara itu salah seorang peserta dari PPSU Kelurahan Halim, Rudi mengaku dengan adanya kegiatan orientasi Kepalangmerahan dan Sosialisasi Pertolongan Pertama ini sangat membantu sekali khususnya bagi kami petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang bekerja di lapangan.
Dirinya menjelaskan petugas PPSU seringkali menjumpai insiden kecelakaan saat dijalan raya, dengan adanya kegiatan ini kita jadi tahu cara memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan.
“Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan banyak manfaat besar bagi petugas PPSU khususnya saya pribadi, karena setelah mengikuti kegiatan ini saya dapat mengetahui bagaimana cara memberikan pertolongan pertama bilamana dibutuhkan,” jelas Rudi.(abas)
Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua PMI Kota Jakarta Timur, H.R. Krisdianto M.Si. di Aula Serbaguna Markas PMI Kota Jakarta Timur, Jalan I Gusti Ngurahrai, Klender – Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, H.R. Krisdianto menjelaskan kegiatan ini terlaksana untuk memberikan pemahaman kepada petugas PPSU tentang Kepalangmerahan dan Pertolongan Pertama.
Orientasi dan Sosialisasi Pertolongan Pertama dilaksanakan pada tanggal 24 – 26 Februari 2025 dan diikuti oleh 260 petugas PPSU yang terdiri dari 65 Kelurahan yang ada di wilayah Jakarta Timur.
Dirinya mengaku, Petugas PPSU yang bertugas di lapangan sering kali menemui kejadian seperti kecelakaan, bencana banjir atau kebakaran, rumah roboh dan sebagainya.
Menurutnya, dalam merespon kejadian tersebut dibutuhkan sinergitas dari berbagai pihak serta tim yang solid dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah Jakarta Timur.
“Sebelum PMI atau petugas medis tiba di lokasi tentunya yang membantu dari masyarakat itu sendiri dan butuh penanganan awal yang cepat dan tepat,” jelas H.R. Krisdianto.
Selain itu, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini selain untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dibidang Kepalangmerahan dan Pertolongan Pertama bagi Petugas PPSU.
“Yang lebih penting apabila terjadi situasi darurat ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan, petugas PPSU yang telah dilatih dapat menjadi orang kunci yang membantu pertama kali memberikan pertolongan pertama sebelum Petugas PMI Kota Jakarta Timur tiba di Lokasi,” imbuhnya.
Dirinya menambahkan, dalam merespon bencana yang terjadi PMI Kota Jakarta Timur bersama masyarakat Jakarta Timur saling berkolaborasi memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, petugas PPSU diberikan kesempatan untuk menjadi relawan PMI Kota Jakarta Timur. Sebagai bukti keanggotaan, mereka diberikan rompi petugas pertolongan pertama dari PMI Kota Jakarta Timur dan tanda anggota Tenaga Sukarela (TSR) PMI Kota Jakarta Timur.
Sementara itu salah seorang peserta dari PPSU Kelurahan Halim, Rudi mengaku dengan adanya kegiatan orientasi Kepalangmerahan dan Sosialisasi Pertolongan Pertama ini sangat membantu sekali khususnya bagi kami petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang bekerja di lapangan.
Dirinya menjelaskan petugas PPSU seringkali menjumpai insiden kecelakaan saat dijalan raya, dengan adanya kegiatan ini kita jadi tahu cara memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan.
“Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan banyak manfaat besar bagi petugas PPSU khususnya saya pribadi, karena setelah mengikuti kegiatan ini saya dapat mengetahui bagaimana cara memberikan pertolongan pertama bilamana dibutuhkan,” jelas Rudi.(abas)