Berita Respon Banjir, PMI Jakbar Buka Layanan Kesehatan dan Distribusikan 1.550 Box Makanan Siap Saji
29/01/2025

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Barat bergerak cepat merespons banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta Barat akibat hujan deras yang turun sejak semalam.
Untuk membantu warga terdampak, PMI telah mendirikan posko banjir, menyiapkan perahu karet untuk evakuasi, dan pelayanan kesehatan darurat, serta mendistribusikan 1.550 boks makanan siap saji ke berbagai kelurahan yang terdampak.
Distribusi makanan siap saji dilakukan dengan menyasar beberapa titik kelurahan terdampak, yaitu 400 boks kelurahan Kedaung Kali Angke, 200 boks kelurahan Kedoya selatan, 150 boks kelurahan Kepa duri, 100 boks kelurahan Cengkareng timur, 100 boks kelurahan Jelambar, dan 600 boks kelurahan Kapuk yang di kelola secara mandiri oleh Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Kelurahan Kapuk.
“Kami telah mengerahkan relawan untuk melakukan asesmen di wilayah yang terdampak, mengidentifikasi titik pengungsian, dan mendistribusikan makanan bagi warga yang terdampak, Serta tim kami akan terus bersiaga beberapa hari kedepan dengan menyesuaikan kondisi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan banjir ini berjalan optimal,” ujar Beky Mardani, Ketua PMI Kota Jakarta Barat.
Selain itu, PMI Jakarta Barat juga membuka pelayanan kesehatan di SDN Cengkareng Barat 16 Pagi, yang menjadi salah satu lokasi pengungsian. Layanan ini diberikan untuk warga terdampak yang mengalami keluhan kesehatan akibat banjir. Tercatat sebanyak 15 orang telah menerima manfaat dari layanan kesehatan ini, terdiri dari 3 laki-laki dan 12 perempuan. Beberapa keluhan yang ditangani meliputi gatal-gatal, diare, darah tinggi, dan nyeri kaki.(kiki)
Untuk membantu warga terdampak, PMI telah mendirikan posko banjir, menyiapkan perahu karet untuk evakuasi, dan pelayanan kesehatan darurat, serta mendistribusikan 1.550 boks makanan siap saji ke berbagai kelurahan yang terdampak.
Distribusi makanan siap saji dilakukan dengan menyasar beberapa titik kelurahan terdampak, yaitu 400 boks kelurahan Kedaung Kali Angke, 200 boks kelurahan Kedoya selatan, 150 boks kelurahan Kepa duri, 100 boks kelurahan Cengkareng timur, 100 boks kelurahan Jelambar, dan 600 boks kelurahan Kapuk yang di kelola secara mandiri oleh Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Kelurahan Kapuk.
“Kami telah mengerahkan relawan untuk melakukan asesmen di wilayah yang terdampak, mengidentifikasi titik pengungsian, dan mendistribusikan makanan bagi warga yang terdampak, Serta tim kami akan terus bersiaga beberapa hari kedepan dengan menyesuaikan kondisi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan banjir ini berjalan optimal,” ujar Beky Mardani, Ketua PMI Kota Jakarta Barat.
Selain itu, PMI Jakarta Barat juga membuka pelayanan kesehatan di SDN Cengkareng Barat 16 Pagi, yang menjadi salah satu lokasi pengungsian. Layanan ini diberikan untuk warga terdampak yang mengalami keluhan kesehatan akibat banjir. Tercatat sebanyak 15 orang telah menerima manfaat dari layanan kesehatan ini, terdiri dari 3 laki-laki dan 12 perempuan. Beberapa keluhan yang ditangani meliputi gatal-gatal, diare, darah tinggi, dan nyeri kaki.(kiki)