Berita PMI Jakut Bersama HIMPAUDI Berikan Sosialisasi SPAB Bagi Guru PAUD
24/12/2024

PLUMPANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Utara bekerjasama dengan Himpunan Pendidik dan Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Jakarta Utara berikan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana kepada Guru pendidik, di Ruang Aula lantai 3 Markas PMI Jakarta Utara, Senin (23/12/2024)
Kepala Markas PMI Kota Administrasi Jakarta Utara, Nurhasanudin mengatakan kegiatan ini merupakan inisiasi dari HIMPAUDI yang berkeinginan guru-guru PAUD di Jakarta Utara ini memiliki pengetahuan tentang bagaimana melakukan pertolongan pertama, bagaimana dalam rangka menghadapi bencana.
"Makanya, program eduwisata yang kita sasar ke anak-anak Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal itu pun akhirnya diminati oleh guru-gurunya agar nantinya mereka bisa memberikan penguatan dari apa yang telah diperoleh anak muridnya,"ujar Nurhasanudin (panggilan akrab Acang).
Kemudia juga, masih diungkapkan olehnya, mereka memiliki pengetahuan agar nantinya mereka menjadi bagian dari komponen masyarakat yang nantinya bersama PMI dapat melakukan penanggulangan bencana baik yang kecil maupun besar.
Ketua Himpaudi, Endang mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Jakarta Utara telah memberikan kesempatan kepada anggota Himpaudi Jakarta Utara untuk bersama-sama menimbah ilmu tentang kesiapsiagaan bencana.
Anggota kami ada 1.500 tenaga pendidik, karena ini perdana, jadi seluruh yang hadir hari ini berjumlah 80 peserta perwakilan dari setiap kecamatan2 se-jakarta utara.
Kami siap menibah ilmu yang akan dibawa pengetahuan ini ke peserta didik, karena kegiatan ini bertujuan untuk mengisi gelas kosong dalam menimbah ilmu dan wawasan kami demi bergunanya kami sebagai guru pendidik,
Saya berharap pada kegiatan hari ini teman-teman dapat fokus untuk menirima materi yang disampaikan dengan sungguh sungguh karena kegiatan ini akan ditutup dengan kegiatan simulasi. tandasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya (PSD) PMI Provinsi DKI Jakarta, Uceng mengatakan bahwa anak-anak PAUD sebagian besar sudah berkunjung ke PMI sementara Ibu-ibu PAUDnya belum mengetahui tentang PMI.
Jangan sampai ibu guru PAUD khususnya Jakarta utara tidak memahami secara utuh bagaimana penanganan anak-anak sekolah melakukan pertolongan pertama yang baik.
Kehadiran ibu bukan tidak mendasar, kehadiran ibu adalah berdasar yang pertama ada peraturan Menteri Pendidikan RI no 23 tentang SPAB, yang ke 2 peratuan Gubernur no 187 tahun 2016 dan yang ke3 pedoman Pendidikan kebencanaan SPAB, jadi jika ibu2 sudah memahami Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) ketika terjadinya bencana ibu sudah paham langkah-langkah menanggulangi bencana dengan cara menanganinya.
Apa yang kita miliki hari ini, apa yang kita dapatkan hari ini tidak memiliki arti apa2 jika sampai di ibu-ibu sendiri tidak terhimbas kepada yang lain.
Jakarta Utara membuka Pintu Lebar-lebar supaya bias berkontribusi kepada masyarakat dan bias bermanfaat
Ada satu hal kita bias sedekah hari ini juga dan kita firalkan bila perlu ibu bias cek kesehatannya berapa HBnya berapa Tensinya dan langsung berdonor darah itu sangat luar biasa, untuk orang yang sedang menderita dan yang membutuhkan, apa harus ada ucapan terima kasih, apapun yang telah kita lakukan terbaik biar allah yang membalasnya.(dayat)
Kepala Markas PMI Kota Administrasi Jakarta Utara, Nurhasanudin mengatakan kegiatan ini merupakan inisiasi dari HIMPAUDI yang berkeinginan guru-guru PAUD di Jakarta Utara ini memiliki pengetahuan tentang bagaimana melakukan pertolongan pertama, bagaimana dalam rangka menghadapi bencana.
"Makanya, program eduwisata yang kita sasar ke anak-anak Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal itu pun akhirnya diminati oleh guru-gurunya agar nantinya mereka bisa memberikan penguatan dari apa yang telah diperoleh anak muridnya,"ujar Nurhasanudin (panggilan akrab Acang).
Kemudia juga, masih diungkapkan olehnya, mereka memiliki pengetahuan agar nantinya mereka menjadi bagian dari komponen masyarakat yang nantinya bersama PMI dapat melakukan penanggulangan bencana baik yang kecil maupun besar.
Ketua Himpaudi, Endang mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Jakarta Utara telah memberikan kesempatan kepada anggota Himpaudi Jakarta Utara untuk bersama-sama menimbah ilmu tentang kesiapsiagaan bencana.
Anggota kami ada 1.500 tenaga pendidik, karena ini perdana, jadi seluruh yang hadir hari ini berjumlah 80 peserta perwakilan dari setiap kecamatan2 se-jakarta utara.
Kami siap menibah ilmu yang akan dibawa pengetahuan ini ke peserta didik, karena kegiatan ini bertujuan untuk mengisi gelas kosong dalam menimbah ilmu dan wawasan kami demi bergunanya kami sebagai guru pendidik,
Saya berharap pada kegiatan hari ini teman-teman dapat fokus untuk menirima materi yang disampaikan dengan sungguh sungguh karena kegiatan ini akan ditutup dengan kegiatan simulasi. tandasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya (PSD) PMI Provinsi DKI Jakarta, Uceng mengatakan bahwa anak-anak PAUD sebagian besar sudah berkunjung ke PMI sementara Ibu-ibu PAUDnya belum mengetahui tentang PMI.
Jangan sampai ibu guru PAUD khususnya Jakarta utara tidak memahami secara utuh bagaimana penanganan anak-anak sekolah melakukan pertolongan pertama yang baik.
Kehadiran ibu bukan tidak mendasar, kehadiran ibu adalah berdasar yang pertama ada peraturan Menteri Pendidikan RI no 23 tentang SPAB, yang ke 2 peratuan Gubernur no 187 tahun 2016 dan yang ke3 pedoman Pendidikan kebencanaan SPAB, jadi jika ibu2 sudah memahami Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) ketika terjadinya bencana ibu sudah paham langkah-langkah menanggulangi bencana dengan cara menanganinya.
Apa yang kita miliki hari ini, apa yang kita dapatkan hari ini tidak memiliki arti apa2 jika sampai di ibu-ibu sendiri tidak terhimbas kepada yang lain.
Jakarta Utara membuka Pintu Lebar-lebar supaya bias berkontribusi kepada masyarakat dan bias bermanfaat
Ada satu hal kita bias sedekah hari ini juga dan kita firalkan bila perlu ibu bias cek kesehatannya berapa HBnya berapa Tensinya dan langsung berdonor darah itu sangat luar biasa, untuk orang yang sedang menderita dan yang membutuhkan, apa harus ada ucapan terima kasih, apapun yang telah kita lakukan terbaik biar allah yang membalasnya.(dayat)