Berita Ingin Berikan Layanan Optimal, Rustam Effendi Periksa Kendaraan PMI DKI Jakarta Untuk Memastikan Laik Digunakan
28/10/2024

SENEN – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, Rustam Effendi, melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang dimiliki PMI DKI Jakarta setelah memimpin apel dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda pada Senin (28/10).
“Hari ini kita melakukan pemeriksaan kelayakan dan kelaikan kendaraan, khususnya yang memberikan bantuan langsung kepada masyarakat,” kata Rustam Effendi.
Ia menjelaskan bahwa terdapat perbedaan antara layak dan laik. Layak berarti patut, sedangkan laik merujuk pada aturan atau ketentuan yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, demi memberikan layanan yang baik, pemeriksaan kendaraan harus dilakukan secara rutin.
Sebanyak sepuluh unit kendaraan diperiksa, terdiri dari dua unit truk, lima unit ambulans, dan tiga unit mobil donor darah.
Rustam menekankan pentingnya mengetahui sejauh mana kendaraan yang dimiliki mampu memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat Jakarta, khususnya di bidang kemanusiaan.
Beberapa waktu lalu, Rustam mendengar berita tentang sebuah ambulans yang mengalami insiden kebakaran saat beroperasi di jalan raya. Beruntung, ambulans tersebut tidak sedang membawa pasien.
“Menyikapi kejadian tersebut, saya berharap kendaraan-kendaraan PMI DKI Jakarta tidak mengalami insiden serupa. Oleh karena itu, pemeriksaan kendaraan secara rutin sangat penting dan harus dilakukan,” tegasnya.
Rustam juga meminta kepada seluruh kepala unit, baik di Markas maupun Unit Donor Darah (UDD), untuk memeriksa kembali kendaraan yang ada di lingkungan PMI DKI Jakarta. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa kendaraan yang membutuhkan perawatan dan akan segera ditindaklanjuti untuk memastikan layanan yang optimal kepada masyarakat.
Sebelum memberikan layanan kemanusiaan, setiap petugas diwajibkan melakukan pemeriksaan diri untuk memastikan kondisi mereka dalam keadaan prima. Selanjutnya, pemeriksaan kendaraan dilakukan sesuai dengan SOP.
“Dengan pemeriksaan rutin, diharapkan dapat meminimalisir insiden yang tidak diinginkan dan meningkatkan kualitas pelayanan PMI kepada masyarakat,” tuturnya.(b26)
“Hari ini kita melakukan pemeriksaan kelayakan dan kelaikan kendaraan, khususnya yang memberikan bantuan langsung kepada masyarakat,” kata Rustam Effendi.
Ia menjelaskan bahwa terdapat perbedaan antara layak dan laik. Layak berarti patut, sedangkan laik merujuk pada aturan atau ketentuan yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, demi memberikan layanan yang baik, pemeriksaan kendaraan harus dilakukan secara rutin.
Sebanyak sepuluh unit kendaraan diperiksa, terdiri dari dua unit truk, lima unit ambulans, dan tiga unit mobil donor darah.
Rustam menekankan pentingnya mengetahui sejauh mana kendaraan yang dimiliki mampu memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat Jakarta, khususnya di bidang kemanusiaan.
Beberapa waktu lalu, Rustam mendengar berita tentang sebuah ambulans yang mengalami insiden kebakaran saat beroperasi di jalan raya. Beruntung, ambulans tersebut tidak sedang membawa pasien.
“Menyikapi kejadian tersebut, saya berharap kendaraan-kendaraan PMI DKI Jakarta tidak mengalami insiden serupa. Oleh karena itu, pemeriksaan kendaraan secara rutin sangat penting dan harus dilakukan,” tegasnya.
Rustam juga meminta kepada seluruh kepala unit, baik di Markas maupun Unit Donor Darah (UDD), untuk memeriksa kembali kendaraan yang ada di lingkungan PMI DKI Jakarta. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa kendaraan yang membutuhkan perawatan dan akan segera ditindaklanjuti untuk memastikan layanan yang optimal kepada masyarakat.
Sebelum memberikan layanan kemanusiaan, setiap petugas diwajibkan melakukan pemeriksaan diri untuk memastikan kondisi mereka dalam keadaan prima. Selanjutnya, pemeriksaan kendaraan dilakukan sesuai dengan SOP.
“Dengan pemeriksaan rutin, diharapkan dapat meminimalisir insiden yang tidak diinginkan dan meningkatkan kualitas pelayanan PMI kepada masyarakat,” tuturnya.(b26)