Berita PT. Andritz Hydro Bekerjasama Dengan PMI DKI Jakarta Adakan Pelatihan Pertolongan Pertama
25/10/2024

SENEN, JAKARTA (PMIDKIJAKARTA) – PT. Andritz Hydro bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta mengadakan kegiatan pelatihan pertolongan pertama (first aid) di Aula PMI Provinsi DKI Jakarta. Jum’at (25/10).
Pelatihan berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 11 orang peserta yang sangat antusias.
Pelatih dalam kegiatan ini, Herman mengatakan peserta pelatihan mendapatkan berbagai macam materi mulai dari materi dasar pertolongan pertama, penilaian dini, bantuan hidup dasar, cidera jaringan lunak, cidera otot rangka serta evakuasi pasien.
“Pelatihan ini dilakukan guna meningkatkan keterampilan kepada pegawai PT. Andritz Hydro bilamana terjadi insiden kecelakaan dalam bekerja, mereka bisa memberikan pertolongan pertama dengan cepat dan tepat,” kata Herman.
PT. Andritz Hydro merupakan salah satu pemasok peralatan elektromekanikal pembangkit listrik tenaga air terbesar di dunia dengan kaya pengalaman dan telah membangun pembangkit tenaga air diseluruh dunia.
"Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat, serta peserta mampu memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat," tuturnya.(b26)
Pelatihan berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 11 orang peserta yang sangat antusias.
Pelatih dalam kegiatan ini, Herman mengatakan peserta pelatihan mendapatkan berbagai macam materi mulai dari materi dasar pertolongan pertama, penilaian dini, bantuan hidup dasar, cidera jaringan lunak, cidera otot rangka serta evakuasi pasien.
“Pelatihan ini dilakukan guna meningkatkan keterampilan kepada pegawai PT. Andritz Hydro bilamana terjadi insiden kecelakaan dalam bekerja, mereka bisa memberikan pertolongan pertama dengan cepat dan tepat,” kata Herman.
PT. Andritz Hydro merupakan salah satu pemasok peralatan elektromekanikal pembangkit listrik tenaga air terbesar di dunia dengan kaya pengalaman dan telah membangun pembangkit tenaga air diseluruh dunia.
"Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat, serta peserta mampu memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat," tuturnya.(b26)