Berita Edukasi Kedaruratan di Rumah untuk Kader PKK di Jakarta Barat
30/05/2024

Jakarta, 30 Mei 2024 — Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap situasi darurat di rumah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Barat bekerja sama dengan TP PKK Walikota Jakarta Barat mengadakan edukasi kedaruratan di rumah.
Acara ini diadakan pada hari Kamis, 30 Mei 2024, di Ruang Pola Kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat, dan diikuti oleh 120 orang kader PKK yang merupakan dari delapan kecamatan di wilayah Jakarta Barat. Acara pembukaan dihadiri dan dibuka oleh Ketua TP PKK Jakarta Barat, Ibu Lisniawati Uus Kuswanto dan Ketua PMI Kota Jakarta Barat, H. Beky Mardani.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh segenap pengurus PMI Kota Jakarta Barat dan jajaran Walikota Kota Administrasi Jakarta Barat, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Acara ini dirancang untuk membekali para kader PKK dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengatasi berbagai jenis keadaan darurat yang mungkin terjadi di rumah. Materi edukasi kedaruratan di rumah disampaikan oleh Lamudin LM, S.Pd, (Fasilitator PMI) yang memberikan insight dan teknik praktis untuk menangani situasi darurat secara efektif dan efisien.
Selain itu, sesi khusus mengenai sosialisasi tentang donor darah dan prosedur tentang permintaan darah di PMI, disampaikan oleh Dr. Dede Satria (Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Jakarta Barat. Para kader diajak untuk memahami pentingnya donor darah sebagai salah satu tindakan kemanusiaan yang bisa menyelamatkan nyawa serta prosedur dan syarat untuk menjadi donor atau melakukan permintaan darah di PMI.
"Kami sangat berharap para kader ini terus mengikuti acara ini sampai selesai karena banyak manfaat yang bisa didapat dari edukasi ini," kata Ibu Lisniawati Uus Kuswanto.
"Dengan pengetahuan ini, para kader tidak lagi panik dan dapat mengatasi kedaruratan di rumah, baik itu kebutuhan darurat maupun permintaan kebutuhan darah, sehingga dapat ditangani dengan baik tanpa kerumitan.
" Acara ini juga menyediakan materi edukasi yang dirasa sangat penting untuk diketahui, terutama mengingat kondisi saat ini dimana kita harus menghemat di segala hal.
"Dengan edukasi ini kita bisa mengerti dan mengenal bagaimana bila ada yang sakit atau pasca perawatan dari rumah sakit, biaya bisa diminimalkan dengan mengetahui materi dari edukasi ini," tambah H. Beky Mardani.
Inisiatif ini adalah langkah penting dalam memperkuat jaringan kesiapsiagaan di Jakarta Barat, dan memberikan keamanan serta kenyamanan lebih bagi setiap keluarga dalam menghadapi situasi darurat yang tidak terduga. (rano)
Acara ini diadakan pada hari Kamis, 30 Mei 2024, di Ruang Pola Kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat, dan diikuti oleh 120 orang kader PKK yang merupakan dari delapan kecamatan di wilayah Jakarta Barat. Acara pembukaan dihadiri dan dibuka oleh Ketua TP PKK Jakarta Barat, Ibu Lisniawati Uus Kuswanto dan Ketua PMI Kota Jakarta Barat, H. Beky Mardani.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh segenap pengurus PMI Kota Jakarta Barat dan jajaran Walikota Kota Administrasi Jakarta Barat, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Acara ini dirancang untuk membekali para kader PKK dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengatasi berbagai jenis keadaan darurat yang mungkin terjadi di rumah. Materi edukasi kedaruratan di rumah disampaikan oleh Lamudin LM, S.Pd, (Fasilitator PMI) yang memberikan insight dan teknik praktis untuk menangani situasi darurat secara efektif dan efisien.
Selain itu, sesi khusus mengenai sosialisasi tentang donor darah dan prosedur tentang permintaan darah di PMI, disampaikan oleh Dr. Dede Satria (Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Jakarta Barat. Para kader diajak untuk memahami pentingnya donor darah sebagai salah satu tindakan kemanusiaan yang bisa menyelamatkan nyawa serta prosedur dan syarat untuk menjadi donor atau melakukan permintaan darah di PMI.
"Kami sangat berharap para kader ini terus mengikuti acara ini sampai selesai karena banyak manfaat yang bisa didapat dari edukasi ini," kata Ibu Lisniawati Uus Kuswanto.
"Dengan pengetahuan ini, para kader tidak lagi panik dan dapat mengatasi kedaruratan di rumah, baik itu kebutuhan darurat maupun permintaan kebutuhan darah, sehingga dapat ditangani dengan baik tanpa kerumitan.
" Acara ini juga menyediakan materi edukasi yang dirasa sangat penting untuk diketahui, terutama mengingat kondisi saat ini dimana kita harus menghemat di segala hal.
"Dengan edukasi ini kita bisa mengerti dan mengenal bagaimana bila ada yang sakit atau pasca perawatan dari rumah sakit, biaya bisa diminimalkan dengan mengetahui materi dari edukasi ini," tambah H. Beky Mardani.
Inisiatif ini adalah langkah penting dalam memperkuat jaringan kesiapsiagaan di Jakarta Barat, dan memberikan keamanan serta kenyamanan lebih bagi setiap keluarga dalam menghadapi situasi darurat yang tidak terduga. (rano)