Berita PMI Jaksel Gelar Sosialisasi Kepalangmerahan Bagi Dunia Usaha
06/05/2024

JAKARTA - Dalam rangka upaya meningkatkan pemahaman dan pengetahuan dalam implementasi Undang Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, PMI Kota Jakarta Selatan menggelar Sosialisasi Kepalangmerahan bagi dunia usaha.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Edy Sumantri di D'New Rangoon SMKN 57 Jakarta. Jum'at (3/5)
Dalam sambutannya Edi Sumantri mengatakan kegiatan sosialisasi Kepalangmerahan bagi dunia usaha ini adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya PMI Kota Jakarta Selatan.
Nanti juga akan ada pemaparan laporan kegiatan PMI Kota Jakarta Selatan yang sudah terlaksana serta pemaparan program-program kerja PMI Kota Jakarta Selatan yang akan datang.
Kegiatan ini benar-benar sangat strategis yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya dan sumber daya PMI sehingga bisa lebih jauh dalam rangka upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam hal kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Diharapkan nantinya dapat menimbulkan tingkat kepercayaan yang tinggi antara PMI Kota Jakarta Selatan yang diamanati untuk melaksanakan program-program kepada masyarakat kepada dunia usaha yang selama ini berkolaborai membantu program PMI Kota Jakarta Selatan,” kata Edy Sumantri.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, Abdul Harris mengatakan sosialisasi Kepalangmerahan bagi dunia usaha ini dilaksanakan agar mereka mengerti dan memahami peran dan tupoksi PMI.
PMI berperan membantu Pemerintah secara terencana, terkoordinasi dan terpadu guna memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dimana dalam hal penggalangan dana tak lepas dari dukungan Pemerintah serta masyarakat.
Setiap tahun, kami selalu menjalankan kegiatan yang dinamakan Bulan Dana PMI yang dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan. Nantinya dana yang terkumpul akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program-program kegiatan kemanusiaan.
Pihaknya menambahkan selain Bulan Dana PMI, PMI Kota Jakarta Selatan juga telah bekerjasama dengan berbagai dunia usaha untuk melaksanakan pelatihan pertolongan pertama.
“Alhamdulilah pada tahun 2023 lalu, kami sudah bekerjasama dengan 40 perusahaan untuk memberikan pelatihan tentang pertolongan pertama. Jadi bilamana ditempat bekerja bapak/ibu sekalian ingin bekerjasama bisa menghubungi kami,” kata Abdul Harris.
Tak hanya itu, kami juga memiliki petugas posko dan ambulans gawat darurat yang disiagakan selama 1 x 24 jam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini dapat memperluas jangkauan serta menambah kemitraan agar layanan Kepalangmerahan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.(b26)
Kegiatan dibuka oleh Wakil Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Edy Sumantri di D'New Rangoon SMKN 57 Jakarta. Jum'at (3/5)
Dalam sambutannya Edi Sumantri mengatakan kegiatan sosialisasi Kepalangmerahan bagi dunia usaha ini adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya PMI Kota Jakarta Selatan.
Nanti juga akan ada pemaparan laporan kegiatan PMI Kota Jakarta Selatan yang sudah terlaksana serta pemaparan program-program kerja PMI Kota Jakarta Selatan yang akan datang.
Kegiatan ini benar-benar sangat strategis yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya dan sumber daya PMI sehingga bisa lebih jauh dalam rangka upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam hal kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Diharapkan nantinya dapat menimbulkan tingkat kepercayaan yang tinggi antara PMI Kota Jakarta Selatan yang diamanati untuk melaksanakan program-program kepada masyarakat kepada dunia usaha yang selama ini berkolaborai membantu program PMI Kota Jakarta Selatan,” kata Edy Sumantri.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, Abdul Harris mengatakan sosialisasi Kepalangmerahan bagi dunia usaha ini dilaksanakan agar mereka mengerti dan memahami peran dan tupoksi PMI.
PMI berperan membantu Pemerintah secara terencana, terkoordinasi dan terpadu guna memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dimana dalam hal penggalangan dana tak lepas dari dukungan Pemerintah serta masyarakat.
Setiap tahun, kami selalu menjalankan kegiatan yang dinamakan Bulan Dana PMI yang dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan. Nantinya dana yang terkumpul akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program-program kegiatan kemanusiaan.
Pihaknya menambahkan selain Bulan Dana PMI, PMI Kota Jakarta Selatan juga telah bekerjasama dengan berbagai dunia usaha untuk melaksanakan pelatihan pertolongan pertama.
“Alhamdulilah pada tahun 2023 lalu, kami sudah bekerjasama dengan 40 perusahaan untuk memberikan pelatihan tentang pertolongan pertama. Jadi bilamana ditempat bekerja bapak/ibu sekalian ingin bekerjasama bisa menghubungi kami,” kata Abdul Harris.
Tak hanya itu, kami juga memiliki petugas posko dan ambulans gawat darurat yang disiagakan selama 1 x 24 jam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini dapat memperluas jangkauan serta menambah kemitraan agar layanan Kepalangmerahan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.(b26)