Berita PMI DKI Jakarta Resmikan Masjid Jami As-Shidiqiyah Untuk Penyintas Gempa Di Cianjur
07/03/2024

CIANJUR – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta meresmikan Masjid Jami As-Shidiqiyah untuk penyintas gempa di Kampung Salahuni, RT.01 dan 02 RW.13, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur – Jawa Barat. Jum’at (1/3/2024)
Tak hanya itu, PMI Provinsi DKI Jakarta juga mendirikan Mushola Nurul Iman yang terletak di Kp. Awilarangan RT.01 RW.05, Desa Benjot, Kecamatan Cugenang dan Pondok Pesantren Istiqomatul Huda Ash-Sholah di Kampung Cieundeur RT.02 RW.02, Desa Cieundeur, Kecamatan Warung Kondang – Jawa Barat yang pendanaanya bersumber dari para donatur dan masyarakat DKI Jakarta.
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Rustam Effendi mengucap Alhamdulillah hari ini kita tuntaskan pekerjaan kemanusiaan PMI Provinsi DKI Jakarta di lokasi bencana yang terjadi pada tahun 2022 yang lalu di Desa Nagrak – Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Yang kita lakukan saat pasca bencana ini adalah melakukan renovasi tempat ibadah dan pembangunan mushola dan pondok pesantren. Karena pada saat gempa kemarin tempat ibadah ini hancur.
“Ada 3 lokasi yang sudah kita kerjakan yakni renovasi Masjid Jami As-Shidiqiyah, pembangunan Mushola Nurul Iman dan Pondok Pesantren Istiqomatul Huda Ash-Sholah,” jelas Rustam Effendi.
Fokus utama kita adalah bagaimana anak-anak bisa melanjutkan Pendidikan. Oleh karena itu fasilitas pendidikan adalah yang pertama harus kita lakukan renovasi kemudian tempat ibadah.
Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial PMI DKI Jakarta, dr. Sibrohmalisi, M.A.R.S., mengungkapkan bahwa saat ini kita berada di Pondok Pesantren Istiqomatul Huda Ash-Sholah kalau dilihat bangunan adalah bangunan yang sangat layak bila dibandingkan dengan bangunan pada waktu pertama saya datang kesini ada tembok yang kurang.
Artinya kurang semen, kurang pasir, dan tidak ada bangunan, sementara proses Pendidikan disini harus tetap berjalan dengan baik.
“Walaupun kondisi bangunan ini baru 75%-80% akan tetapi sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar,” tuturnya.
Sementara itu salah seorang warga, Rahma menjelaskan bahwa bila mengingat kejadian gempa tahun lalu itu ngga akan bisa lupa bagaimana dashyat nya gempa itu.
Tapi saat ini alhamdulillah keadaan sudah mulai membaik dan perekonomian pun sudah pulih kembali seperti sedia kala.
“Semoga kejadian gempa tidak terulang kembali,” pungkasnya.(b26)
Tak hanya itu, PMI Provinsi DKI Jakarta juga mendirikan Mushola Nurul Iman yang terletak di Kp. Awilarangan RT.01 RW.05, Desa Benjot, Kecamatan Cugenang dan Pondok Pesantren Istiqomatul Huda Ash-Sholah di Kampung Cieundeur RT.02 RW.02, Desa Cieundeur, Kecamatan Warung Kondang – Jawa Barat yang pendanaanya bersumber dari para donatur dan masyarakat DKI Jakarta.
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Rustam Effendi mengucap Alhamdulillah hari ini kita tuntaskan pekerjaan kemanusiaan PMI Provinsi DKI Jakarta di lokasi bencana yang terjadi pada tahun 2022 yang lalu di Desa Nagrak – Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Yang kita lakukan saat pasca bencana ini adalah melakukan renovasi tempat ibadah dan pembangunan mushola dan pondok pesantren. Karena pada saat gempa kemarin tempat ibadah ini hancur.
“Ada 3 lokasi yang sudah kita kerjakan yakni renovasi Masjid Jami As-Shidiqiyah, pembangunan Mushola Nurul Iman dan Pondok Pesantren Istiqomatul Huda Ash-Sholah,” jelas Rustam Effendi.
Fokus utama kita adalah bagaimana anak-anak bisa melanjutkan Pendidikan. Oleh karena itu fasilitas pendidikan adalah yang pertama harus kita lakukan renovasi kemudian tempat ibadah.
Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial PMI DKI Jakarta, dr. Sibrohmalisi, M.A.R.S., mengungkapkan bahwa saat ini kita berada di Pondok Pesantren Istiqomatul Huda Ash-Sholah kalau dilihat bangunan adalah bangunan yang sangat layak bila dibandingkan dengan bangunan pada waktu pertama saya datang kesini ada tembok yang kurang.
Artinya kurang semen, kurang pasir, dan tidak ada bangunan, sementara proses Pendidikan disini harus tetap berjalan dengan baik.
“Walaupun kondisi bangunan ini baru 75%-80% akan tetapi sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar,” tuturnya.
Sementara itu salah seorang warga, Rahma menjelaskan bahwa bila mengingat kejadian gempa tahun lalu itu ngga akan bisa lupa bagaimana dashyat nya gempa itu.
Tapi saat ini alhamdulillah keadaan sudah mulai membaik dan perekonomian pun sudah pulih kembali seperti sedia kala.
“Semoga kejadian gempa tidak terulang kembali,” pungkasnya.(b26)