Berita Pemkot Jakut Gelar Penutupan Bulan Dana PMI Tingkat Kota
26/10/2022

Pemerintah Kota Jakarta Utara menggelar penutupan bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat kota tahun 2022. Capaian sekitar Rp 4,46 milliar yang diraih tahun 2022 lebih besar 80 persen dari perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp 2,4 milliar.
Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kota Administrasi Jakarta Utara, Juaini menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan publik. Sehingga, perolehan bulan dana PMI Jakarta Utara tahun 2022 pun mampu melebih target.
"Targetnya hanya Rp 4 milliar. Alhamdulillah capaiannya kita mampu merealisasikan lebih besar," katanya, Rabu (26/10).
Dijelaskan Juaini yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Utara, kegiatan bulan dana PMI tahun 2022 dilaksanakan selama empat bulan. Tepatnya, sejak 1 Juli hingga 30 September 2022 lalu.
"Atas nama panitia mengucapan terima kasih kepada masyarakat, koordinator pengumpul bulan dana, pemangku kepentingan dan semua pihak yang ikut menyukseskan. Dengan kerendahan hati, kami mohon maaf atas segala kekurangan," tuturnya.
Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal mengatakan, biasanya capaian PMI Jakarta Utara menjadi langganan urutan terakhir di tingkat provinsi. Tahun ini, Ia dan kepengurusan yang baru terbentuk Februari 2022 lalu merasa cukup puas bisa menduduki peringkat keempat capaian perolehan bulan dana dari kota dan kabupaten lain se-DKI Jakarta.
Apalagi, capaian yang diraih dalam bulan dana tahun 2022 ini mampu melampaui target dan lebih besar dari tahun 2021 yang meraih Rp 2,4 milliar. Capaian ini pun akan melecutnya agar semakin baik memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
"Ini merupakan amanah bagi saya dan pengurus untuk bekerja lebih baik lagi. Kami komitmen mengembalikan perolehan ini kepada masyarakat dalam bentuk program dan aksi kemanusiaan," tegasnya.
Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menyatakan apresiasinya atas capaian bulan dana PMI Jakarta Utara tahun 2022. Ini sekaligus memberikan tanda bahwa PMI semakin diterima masyarakat.
Karena itu, ke depan Ali berpesan agar PMI Jakarta Utara lebih aktif dan massif menyelenggarakan berbagai program serta aksi tanggap kemanusiaan di tengah masyarakat. Sehingga, dana yang dikumpulkan dari masyarakat itu benar-benar bermanfaat kembali kepada masyarakat.
"Saya juga berharap PMI mulai menyiapkan program yang bisa menopang kemandirian organisasi. Kami siap mensupport," tandasnya.(dayat)
Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kota Administrasi Jakarta Utara, Juaini menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan publik. Sehingga, perolehan bulan dana PMI Jakarta Utara tahun 2022 pun mampu melebih target.
"Targetnya hanya Rp 4 milliar. Alhamdulillah capaiannya kita mampu merealisasikan lebih besar," katanya, Rabu (26/10).
Dijelaskan Juaini yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Utara, kegiatan bulan dana PMI tahun 2022 dilaksanakan selama empat bulan. Tepatnya, sejak 1 Juli hingga 30 September 2022 lalu.
"Atas nama panitia mengucapan terima kasih kepada masyarakat, koordinator pengumpul bulan dana, pemangku kepentingan dan semua pihak yang ikut menyukseskan. Dengan kerendahan hati, kami mohon maaf atas segala kekurangan," tuturnya.
Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal mengatakan, biasanya capaian PMI Jakarta Utara menjadi langganan urutan terakhir di tingkat provinsi. Tahun ini, Ia dan kepengurusan yang baru terbentuk Februari 2022 lalu merasa cukup puas bisa menduduki peringkat keempat capaian perolehan bulan dana dari kota dan kabupaten lain se-DKI Jakarta.
Apalagi, capaian yang diraih dalam bulan dana tahun 2022 ini mampu melampaui target dan lebih besar dari tahun 2021 yang meraih Rp 2,4 milliar. Capaian ini pun akan melecutnya agar semakin baik memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
"Ini merupakan amanah bagi saya dan pengurus untuk bekerja lebih baik lagi. Kami komitmen mengembalikan perolehan ini kepada masyarakat dalam bentuk program dan aksi kemanusiaan," tegasnya.
Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menyatakan apresiasinya atas capaian bulan dana PMI Jakarta Utara tahun 2022. Ini sekaligus memberikan tanda bahwa PMI semakin diterima masyarakat.
Karena itu, ke depan Ali berpesan agar PMI Jakarta Utara lebih aktif dan massif menyelenggarakan berbagai program serta aksi tanggap kemanusiaan di tengah masyarakat. Sehingga, dana yang dikumpulkan dari masyarakat itu benar-benar bermanfaat kembali kepada masyarakat.
"Saya juga berharap PMI mulai menyiapkan program yang bisa menopang kemandirian organisasi. Kami siap mensupport," tandasnya.(dayat)