Berita Target Rp 10 M, Walikota Jaktim Imbau Dukung dan Sukseskan Bulan Dana PMI
06/07/2022

Walikota Jakarta Timur M. Anwar menghimbau kepada seluruh Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di lingkungan kerja Pemerintah Kota Jakarta Timur untuk menyukseskan Bulan Dana PMI Jakarta Timur tahun 2022 dengan target sebesar Rp 10 Miliar.
"Semua pemangku kepentingan di Jakarta Timur dapat mendukung dan menyukseskan Bulan Dana PMI Jakarta Timur Tahun 2022” ungkap M. Anwar.
Menurut Walikota, kegiatan Bulan Dana PMI dilaksanakan secara Komprehensif, melibatkan semua stakeholder, pelibatan masyarakat mulai dari orang tua murid, komite sekolah, ASN dan masyarakat se-Jakarta Timur.
Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kota Jakarta Timur Hendra Hidayat mengatakan, waktu pelaksanaan Bulan Dana PMI diberikan sangat terbatas yakni hanya selama 3 bulan dimulai tanggal 1 Juli sampai dengan 30 September 2022.
"Untuk itu, penggalangan donasi PMI akan menjangkau sektor potensial yang lebih luas seperti pariwisata, UMKM, pengusaha, semua sektor dapat berkontribusi secara penuh," terangnya.
Ketua PMI Jakarta Timur H.R. Krisdianto menyatakan bahwa, hasil donasi Bulan Dana PMI selain untuk membiayai program pelayanan kemanusian, juga dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, relawan dan PMR.
"Kontribusi masyarakat melalui Bulan Dana PMI juga merupakan upaya dalam menjaga profesionalisme dan kesinambungan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat khususnya masyarakat Kota Jakarta Timur," katanya.
Sementara itu, mewakili Ketua PMI DKI Jakarta H. Rustam Effendi, Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya (PSD) Pengurus PMI DKI Jakarta H. Syarifudin berharap kepada Panitia Bulan Dana PMI Tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2022 dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
Dan Kami juga menghimbau kepada Pengurus Kota PMI Jakarta Timur agar kiranya dapat membantu Panitia Bulan Dana PMI tersebut secara maksimal.
"Lakukan strategi yang tepat dan dengan cara yang simpatik dalam menghimpun dana kemanusiaan tersebut, sekaligus juga dapat membangun kepercayaan masyarakat, dan menjaga citra PMI," jelas Syarifudin.